Pemkab Lingga Gunakan DAK Rp 18 Miliar untuk Bangun Delapan Dermaga

449
Pesona Indonesia
 Direktorat Jendral (Dirjen) Perhubungan Darat, Pudji Hartanto Iskandar (baju putih) bersama Bupati Lingga, Alias Wello, usai meresmikan pelabuhan roro penarik. foto:hasbi/batampos
Direktorat Jendral (Dirjen) Perhubungan Darat, Pudji Hartanto Iskandar (baju putih) bersama Bupati Lingga, Alias Wello, usai meresmikan pelabuhan roro Penarik. Saat ini Pemkab Lingga membangun dermaga Jagoh dan Penarik. foto:hasbi/batampos

batampos.co.id – Pemkab Lingga melalui Dinas Perhubungan telah mulai melakukan pekerjaan pembangunan dermaga di sejumlah lokasi diantaranya di Jago dan Penarik. Bersumber Dana Alokasi Khusu (DAK) sekitar Rp 18 miliar dari pusat, rencananya Dishub akan membangun delapan dermaga di sejumlah lokasi pada tahun ini.

Menurut Kepala Bidang Perhubungan Laut dan Udara Dinas Perhuhungan Kabupaten Lingga Selamat ketika ditemui di Dabo Singkep mengatakan, proyek pembangunan dermaga yang paling digesa adalah dermaga Jago dan Penarik. Untuk itu kedua dermaga ini telah dimulai lebih awal pengerjaannya.

“Walau keseluruhan pembangunan telah melalui proses kotrak dengan waktu yang sama. Dermaga Jagoh dan Penarik kami gesa agar cepat,” ujar Selamat, Selasa (14/6) siang.

Pemda menggesa percepatan pembangunan kedua proyek dengan pagu anggaran masing-masing di atas Rp 4 miliar ini, dengan harapan agar lebih terbukanya hubungan antara Singkep dan Daik. Jika jalur transportasi bagus, tentunya pemerataan pembangunan akan terlaksana dengan baik.

Hingga saat ini, Selamat menyampaikan, pengerjaan dermaga di Jago telah pada tahap awal dan akan berjalan sesuai rencana jika didukung kondisi cuaca yang baik. Sebelum memasuki Desember tahun ini, Selamat mengharapkan kedua dermaga tersebut selesai dan dapat digunakan oleh masyarakat.

Untuk itu, Selamat juga meminta kepada SKPD terkait agar mendukung pembangunan dermaga ini dengan mempersiapkan jalur darat yang baik sehingga akses menuju dan dari dermaga tersebut dapat mudah dilalui masyarakat.

Selamat juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh masyarakat yang mendukung pembangunan dermaga ini. Bahkan Selamat menceritakan ada warga yang merelakan sedikit lahan milik mereka yang terkena pembangunan dermaga.

“Dermaga memang sangat dibutuhkan masyarakat apalagi bagi masyarakat kepulauan,” ujar Selamat.

Bagi daerah yang belum mendapat pembangunan dermaga pada tahun ini, Selamat mencoba akan mengusulkan pembangunan dermaga lainnya jika ada anggaran APBN atau APBD yang memang diperuntukkan pembanguanan dermaga. Mengingat dermaga sangat diperlukan bagi masyarakat banyak. (wsa/bpos)

Respon Anda?

komentar