Tawuran, 32 Remaja Diamankan

470
Pesona Indonesia
Petugas kepolisian dari  Polresta pekanbaru saat mengamankan ABG yang tawuran di jalan Ahmad Yani, Selasa (14/6/2016). Foto Sakiman / Riau Pos
Petugas kepolisian dari Polresta pekanbaru saat mengamankan ABG yang tawuran di jalan Ahmad Yani, Selasa (14/6/2016). Foto Sakiman / Riau Pos

batampos.co.id – Personel Satuan Lalu Lintas Polresta Pekanbaru yang sedang berpatroli rutin mengamankan 32 anak baru gede (ABG) yang terlibat tawuran di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan Bank Mandiri, Pekanbaru, Selasa (14/6) pukul 06.30 WIB.

Saat itu suasana di lokasi tersebut sempat mencekam. ABG tadi tawuran sambil melempar batu. Petugas pun langsung memberikan tembakan peringatan. Ada lebih dari 32 ABG terlibat tawuran, dan sebagian lainnya berhasil melarikan diri ketika akan diamankan petugas.

ABG itu langsung didata satu persatu lalu dibawa Mapolsek Sukajadi.
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol Budi Setiawan mengatakan bahwa dalam insident tersebut sejumlah ABG yang diduga siswa sekolah itu melakukan tawuran karena saling mengejek.

”Peristiwa ini yang kedua kalinya kami temukan. Jumlah kali ini lebih banyak. Dulu pernah terjadi di Jalan Cut Nyak Dien. Dalam kejadian ini ada sekitar 32 orang remaja yang kami amankan. Awal kejadian ini diketahui saat anggota kami yang sedang melakukan berpatroli rutin melihat aksi ini. Saat itu juga 32 remaja itu langsung kami amankan didata,” ujar Budi, Selasa (14/6/2016).

Menurut Budi peristiwa tawuran tersebut terjadi lantaran adanya saling menghina antara dua kelompok ABG itu. Lantaran emosi yang sama tidak terbendung, terjadilah tawuran saling lempar batu.

”Dalam peristiwa ini tidak ada korban  luka-luka. Alhamdulillah kami berhasil mencegah hal itu. Saat ini para remaja telah di jemput oleh orang tua mereka, ada juga yang menjemputnya dari ketua RT di tempat tinggal mereka,” ungkap Budi.

Budi mengungkapkan bahwa selain pendataan terhadap para ABG, pihaknya juga memberikan perjanjian agar ABP itu tidak mengulangi lagi perbuatan tersebut. Seandainya hal itu terulang kembali pihaknya tidak akan segan-segan memberikan tindakan tegas. (man/rpg)

Respon Anda?

komentar