Waspadai Penyebaran Uang Palsu Jelang Lebaran

1175
Pesona Indonesia
Gusti Raizal Eka Putra, Kepala BI Kepri. Foto: batampos.com
Gusti Raizal Eka Putra, Kepala BI Kepri. Foto: batampos.com

batampos.co.id – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Kepri meminta masyarakat Kepri waspada terahadap peredaran uang palsu menjelang Lebaran Idul Fitri. Kepala BI Perwakilan Kepri, Gusti Raizal Eka Putra mengatakan, pihaknya belum menemukan adanya peredaran uang palsu dari awal Ramadan sampai sekarang.

“Belum ada kami temukan peredaran uang palsu di Kepri. Namun demikian, kita tetap harus waspada menjelang lebaran idul fitri ini,” ujar Gusti Raizal Eka Putra menjawab pertanyaan wartawan usai rapat koordinasi bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kepri di Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (14/6)

Disinggung persiapan BI dalam menghadapi libur panjang lebaran Idul Fitri, pihaknya sudah mengantisipasi terkait peredaran uang di Kepri. Apalagi uang kartal untuk tukaran. Mulai dari nominal terkecil, sampai nominal terbesar. Disebutkannya, di Tanjungpinang Bank Mandiri ditunjuk sebagai bank koordinator. Sedangkan di Karimun adalah Bank BNI. Adapun jumlahnya pada kisaran Rp 5,5 triliun.

“Memang kami sudah membuat predeksi, karena akan adanya libur panjang idul fitri. Tentu masyarakat akan membutuhkan saving dana yang lebih. Apalagi yang akan mudik lebaran,” jelasnya. (jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar