Pajak Mati, Motor Pedagang Es Jagung Ditahan

1728
Pesona Indonesia
Anggota Satlntas Polsek Kundur Iptu Sadi menunjukan kendaraan tanpa dilengkapi plat nomor polisi. foto:imam soekarno/batampos
Anggota Satlntas Polsek Kundur Iptu Sadi menunjukan kendaraan tanpa dilengkapi plat nomor polisi. foto:imam soekarno/batampos

batampos.co.id – Kanitlantas Polsek Kundur Iptu Jumadi mengaku telah menilang dua unit sepeda motor pedagang es jagung keliling saat operasi simpati seligi akhir Mei lalu. Bahkan sampai sekarang, dua unit motor masih berada di Mapolsek Kundur karena pemiliknya belum mengambilnya.
Dua unit motor tersebut ditahan karena masa berlaku STNK sudah habis. Bahkan satu unit tanpa dilengkapi plat nomor polisi. Apabila pemiliknya sudah melunasi pajak, dipersilakan mengambil kembali kendaraannya.

“Memang kalau dilihat sepeda motor sudah berubah dari fungsinya ditambah gerobak untuk berjualan es jagung, ironisnya kondisi motor brondol. Namun alasan ditilang karena dua unit sepeda motor masa berlaku pajaknya sudah habis. Surat tanda nomor kendaraan (STNK) ada, hanya saya sudah habis masa berlakunya beberapa tahun,” kata Jumadi, Rabu (15/6) kemarin.

Ditambahkan karena sudah ditilang pemilik harus mengikuti sidang tindak perkara ringan (tipiring) di Pengadilan Tanjungbalai Karimun. Jika sudah ada ketetapan dari pengadilan, silahkan pemilik kendaraan untuk mengurus dan mengambil sepeda motor di Mapolsek Kundur.

“Kami tidak menyulitkan masyarakat, namun polisi menindak karena kendaraan yang digunakan melanggar sehingga diberi sanksi tilang,” bebernya.

Jumadi juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap mentaati peraturan lalulintas dan melengkapi surat kendaraan juga mengenakan helm standar SNI. Diharapkan peran aktif masyarakat terutama selama Ramadan hingga Lebaran mendatang agar tetap mentaati peraturan karena jumlah kendaraan jika sore hari mengalami peningkatan di jalan raya. (ims/bpos)

Respon Anda?

komentar