Pengusaha Batu Pahat Jajaki Karimun

1535
Pesona Indonesia
Ketua Apindo Karimun, Alex Ng bersama pengusaha Tionghoa lokal menjemput rombongan pengusaha yang tergabung dalam Chinese Chamber of Commerce Batu Pahat Malaysia di Pelabuhan Tanjungbalai Karimun. foto:sandi/batampos
Ketua Apindo Karimun, Alex Ng bersama pengusaha Tionghoa lokal menjemput rombongan pengusaha yang tergabung dalam Chinese Chamber of Commerce Batu Pahat Malaysia di Pelabuhan Tanjungbalai Karimun. foto:sandi/batampos

batampos.co.id – Rombongan pengusaha yang berasal dari Batu Pahat, Johor Bahru, Malaysia, yang tergabung dalam Chinese Chamber of Commerce (Dewan Perniagaan Tionghoa) Batu Pahat, Malaysia, melakukan kunjungan dan penjajakan di Pulau karimun yang dampingi Aosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Karimun, Rabu (15/6).

”Rombongan pengusaha Tionghoa dari Batu Pahat memang baru pertama kali datang ke Tanjungbalai Karimun. Kebetulan salah seorang dari pengusaha dari negeri jiran ini ada yang kita kenal. Sehingga, kedatangan rombongan diberitahukan kepada kita. Untuk itu, kita selaku tuan rumah menyiapkan kegiatan peyambutan yang sederhana di pelabuhan,” ujar Ketua Apindo Karimun, Alex Ng.

Tahap pertama, kata Alex, tentunya Apindo dan juga pengusaha lokal tidak langsung bicara tentang rencana investasi. Tetapi, terlebih dulu akan saling mengenalkan diri dan khususnya akan mengenalkan Pulau Karimun. Tujuannya, rombongan bisa melihat sendiri apa potensi yang ada di Pulau Karimun. Sehingga, ke depan dapat dijadikan peluang untuk kerja sama investasi.

”Pada saat baru sampai, kita langsung membawa rombongan untuk melihat kawasan pesisir atau coastal area. Kemudian, kita mengajak rombongan untuk melihat kawasan industri di daerah FTZ. Kita memang berharap, dari kunjungan pertama ini dapat berterusan. Artinya, rombongan dari negeri jiran tersebut akan berusaha di Karimun dan membuka lapangan pekerjaan,” papar Alex.

Vice President Chinese Chamber of Commerce Batu Pahat, Lim Kian Choo menyatakan, bahwa sebelum ke Karimun terlebih dulu dia bersama rombongan berkunjung ke Selatpanjang. ”Memang kita baru pertama kali ke Karimun. Dan, kalau boleh membandingkan antara Karimun dengan Selatpanjang, maka sedikit lebih ramai di sini (Karimun, red). Yang jelas, dengan kunjungan untuk pertama kali, kita akan menjalin hubungan dengan rekan-rekan pengusaha yang ada di sini,” paparnya.

Soal rencana investasi, Lim Kian menyatakan, bahwa yang terpenting dulu menjalin kerja sama dengan para pengusaha di Karimun dan kemudian memang dia bersama rombongan akan melihat-lihat apa yang dapat dikembangkan atau apa yang bisa memang berpotensi untuk dikembangkan. Dia berharap dari pertemuan pertama ini akan dapat berkelanjutan,” jelasnya. (san/bpos)

Respon Anda?

komentar