Perda Yang Hambat Investasi Perlu Dievaluasi

437
Pesona Indonesia
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos.co.id – Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad membenarkan pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyatakan banyak perda di Batam tidak efektif dan perlu evaluasi.

Salah satu yang paling disoroti presiden ialah perda yang akan menggangu investasi. Sedangkan perda yang dinilai memudahkan alur investasi diminta agar bisa disatukan.

“Evaluasi terutama berhubungan dengan iklim investasi. Yang memudahkan disatukan. Lalu yang menggangu agar dievaluasi,” ujar Amsakar di serbaguna DPRD Batam, kemarin.

Menurutnya, saat ini perda dapat disetujui atau tidak bergantung lagi pada kebijakan Menteri Dalam Negeri (mendagri).

Sebagai contoh, saat perda Nomor 1 tahun 2007 tentang pariwisata direvisi karena di dalam perda tersebut disebutkan mendirikan kawasan wisata terpadu ekslusif.

“Karena eklusif dinilai tidak membuka ruang, makanya dievaluasi,” sambungnya.

Terkait berapa jumlah perda yang tidak efektif, orang nomor dua di Kota Batam ini mengaku tidak mengetahui pasti. “Berapa pastinya bisa dicek dibagian hukum,” ucapnya. (rng)

Respon Anda?

komentar