Saipul Jamil yang Berulah, Kakak, Teman, dan Pengacaranya Jadi Tersangka

1013
Pesona Indonesia
Saipul Jamil saat menjalani sidang perdana. (foto: jawapos)
Saipul Jamil saat menjalani sidang di PN Jakarta Utara. (foto: jawapos)

batampos.co.id – Saipul Jamil yang didakwa melakukan tindakan asusila, hukumannya berpotensi ditambah lebih dari tiga tahun. Pasalnya, dia ketahuan menjadi aktor utama di balik tertangkapnya Panitera PN Jakarta Utara, Rohadi, dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Tim Satgas KPK, Rabu (16/6/2016).

Ya, pendangdut ini disebut menjadi inisiator suap kepada Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rohadi. Bahkan untuk menyuap, Saipul menjual rumahnya. Tujuan suap dilakukan agar vonis perkaranya bisa lebih ringan.

Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan menjelaskan, dalam operasi tangkap tangan kemarin penyidik mengamankan tujuh orang. Mereka diambil dari lokasi yang berbeda.

Namun dari tujuh, hanya empat yang dijadikan tersangka. Mereka ialah Berta Natalia dan Kasman Sangaji serta kakak Saipul Jamil yakni Samsul Hidayatullah, dan Panitera PN Jakut Rohadi.

Tiga lainnya, yakni Panitera Pengganti PN Jakut DS, serta dua sopir sudah dipulangkan ke rumahnya masing-masing.

Basaria menjelaskan, Berta Natalia, Kasman dan Samsul diduga menyuap Rohadi Rp 250 juta. Semua itu akibat ulah Saipul Jamil.

“(Uang suap) memang dari terdakwa SJ (Saipul Jamil), sampai dia menjual rumahnya untuk itu. Tapi, kamiĀ  masih lakukan pengembangan,” ujar jenderal bintang dua ini dalam jumpa pers di markas KPK, Kamis (16/6/2016).

Basaria membenarkan, suap itu diberikan karena Saipul menginginkan putusan ringan atas perkara pencabulan anak di bawah umur yang menjeratnya. “Menginginkan pengurangan hukuman. Hasilnya putusan tiga tahun, dan pasal yang diberikan yakni 292 KUHP,” kata dia. (boy/jpnn)

Respon Anda?

komentar