Lagi 4 Warga Malaysia Diculik di Perairan Filipina

604
Pesona Indonesia
Pesuruhjaya Polis Sabah, Datuk Abdul Rashid Harun. Foto: http://www.sinarharian.com.my
Pesuruhjaya Polis Sabah, Datuk Abdul Rashid Harun. Foto: http://www.sinarharian.com.my

batampos.co.id – Belum hilang rasa gembira masyarakat Malaysia atas pembebasan empat warga negara mereka yang sempat ditahan militan Abu Sayyaf, kasus penculikan kembali terjadi terhadap empat warga Malaysia.

Utusan Malaysia melaporkan, penculikan terjadi di perairan Sulu, Filipina, Kamis (16/6/2016) pagi.

Para penculik sempat membawa keempat WN Malaysia itu ke perairan Sitangkai, Tawi-Tawi sebelum dibawa ke Sulu.

Namun hingga saat ini belum diketahui kelompok mana yang menculik 4 WN Malaysia itu.

Baca Juga: Empat Pelaut Malaysia Dibebaskan Kelompok Abu Sayyaf

ABS-CBN News melaporkan, Pimpinan kepolisian Tawi-Tawi, Jeselito Salido, membenarkan penculikan tersebut. Juga dibenarkan pihak militer Mindanao.

Kendati begitu, pemerintah Malaysia masih mengecek kebenaran berita penculikan tersebut.

Kepala Polis Negara, Tan Sri Khalid Abu Bakar mengatakan pihaknya sedang menunggu kepastian dari penyelidikan kepolisian maupun militer Filipina.

“Laporan itu belum dapat disahkan dan sedang menunggu maklumat daripada Filipina,” katanya, seperti dikuti Utusan Malaysia.

Di tempat terpisah, Pesuruhjaya Polis Sabah, Datuk Abdul Rashid Harun mengatakan pihaknya juga masih melakukan verifikasi kebenaran kasus penculikan tersebut.

“Tiada sebarang laporan polis atau maklumat yang diterima polis,” ujarnya.

Pada 8 Juni 2016 lalu, empat anak buah kapal tunda Massive 6 yang diculik pada 1 April 2016 telah dibebaskan.

Keempat anak buah kapal iitu kakk beradik Wong Teck Kang, 31, Wong Teck Chii, 29, dan sepupu mereka Johnny Lau Jung Hien, 21, dan anak kapal bot tunda Wong Hung Sing, 34.

Mereka diculik di perairan Pulau Ligitan, tak jauh dari Semporna. (utusann/nur)

Klik Juga Berita-berita terkait: #Abu Sayyaf

Respon Anda?

komentar

ad-dpc-pkb-17agustus-rev2