Lerai Teman yang Lagi Bertengkar Mulut, Norizon Malah Ditusuk

735
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Maksud hati meleraikan cekcok mulut antar temannya, Norizon (41) malah jadi sasaran penusukan. Ia pun terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK) untuk mendapatkan pertolongan.

Norizon yang saat itu baru saja bergabung sama teman-temannya di kedai Kopi Besama, Jodoh, terkena tusukan di pinggang  kanan.

Saat ditemui di Ruang Unit Gawar Darurat (UGD) RSBK, Norizon menceritakan kronologis penusukan yang menimpa dirinya.

“Saat itu saya baru datang ke tempat mereka, setelah sebelumnya numpang mandi dulu di kamar teman yang menginap di hotel Politan,” ungkapnya, Kamis (16/6/2016) malam.

Sesampainya di kedai kopi Bersama, Norizon melihat temannya yang tengah duduk di kedai Kopi Bersama, terlibat cekcok mulut.

“Melihat itu, saya menghampiri mereka untuk meleraikan dan menanyakan permasalahan mereka,” katanya.

Saat menghampiri teman-temannya itulah awal dari penusukan ini. Norizon yang berniat melerai cekcok mulut malah langsung dipukul oleh teman-temannya yang berjumlah kurang lebih 6 orang.

“Saya diserang sama mereka, jadi saya langsung lari keluar dari kedai untuk menghindar,” katanya.

Saat berada di luar kedai, Norizon tiba-tiba dihampiri oleh seseorang dari belakang, dan merasakan dingin di bagian pinggang kanan belakang.

“Saya raba pake tangan ternyata basah. Kemudian saya lihat tangan saya, ternyata darah. Jadi saya langsung meminta tolong sama teman untuk diantar ke rumah sakit,” lanjutnya.

Untuk jenis benda tajam yang mengenai ke pinggangnya, Norizon tidak begitu mengetahui karena tidak merasakan apa-apa saat ditusuk.

“Saya merasakan pusing itu saat di jalan ke rumah sakit. Hingga di rumah sakit, saya baru tak sadar,” ujarnya.

Pantauan batampos.co.id di tempat kejadian, tampak Kapolsek Lubukbaja dan jajaran Unit Reskrim Polsek Lubukbaja sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dalam melakukan olah TKP, polisi mengumpulkan beberapa barang bukti yang terkait dalam penusukan ini, termasuk mengambil rekaman dari CCTv kedai Kopi Bersama.

“Kejadian terekam sama CCTv. Rekamannya sudah kita ambil untuk penyelidikan dan mengetahui siapa pelakunya,” ungkapnya. (eggi)

Respon Anda?

komentar