OJK Dorong Kepri Punya Bank Sendiri

1643
Pesona Indonesia
Bank Riau Kepri
Bank Riau Kepri

batampos.co.id – Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Kepri, Amhar Ismail mengatakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong Provinsi Kepri untuk membentuk Bank secara mandiri. Karena bisa menjadi ujung tombak disaat berlangsungnya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

“Terkait mimipi besar Kepri untuk punya bank sendiri, sudah mendapat dukungan dari OJK. Apalagi kita sudah melihatkan naskah akademiknya,” ujar Amhar Ismail, Kamis (16/6) di Tanjungpinang.

Dipaparkannya, dari hasil konsultasi pihaknya dengan OJK beberapa waktu lalu, lembaga pengawas keuangan itu menyarankan Pemprov Kepri melakukan akuisisi terhadap bank-bank konvensional atau bank umum , yang kondisinya sedang kurang sehat. Dengan begitu, akan memudahkan langkah Provinsi Kepri untuk mendirikan Bank Kepri.

“Kepri merupakan front liner, sehingga sudah saatnya kita punya bank sendiri. Tujuan tentu adanya untuk percepatan pembangunan daerah,” jelas Amhar.

Pria yang pernah duduk sebagai Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Kepri tersebut juga mengatakan, Bank Riau Kepri sudah menawarkan Bank Syariah untuk diakuisisi. Menurut Amhar, Kepri bukan ingin mendirikan Bank Syariah, melainkan Bank Konvensional seperti Bank Riau Kepri.

“Rencana besar ini, masih menunggu terbentuknya Peraturan Daerah Bank Kepri. Saya yakin, apabila kita sepakat tujuh kabupaten/kota dan Provinsi, ini tidak terlalu berat. Meskipun modalnya mencapai Rp 3 triliun,” tutup Amhar.

Sebelumnya, Anggota Komisi II DPRD Kepri, Rudi Chua mengatakan rencana pembentukan Bank Kepri masih butuh waktu untuk mewujudkannya. Karena masih dihambat banyak faktor, apalagi sampai saat ini Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) masih belum dibahas untuk diselesaikan menjadi sebuah Perda sebagai payung hukum pembentukan bank tersebut.

Dijelaskannya, untuk melakukan revisi tersebut perlu waktu tersendiri. Apalagi kajian akademik yang dibutuhkan perlu adanya telaah khusus dari Tim Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Persoalan-persoalan tersebut menjadi faktor penghambat pembentukan Perda.

“Memang perjalanan masih panjang, karena masih banyak prosesnya. Telaah dari OJK juga tentunya menyangkut banyak aspek. Baik itu berkaitan dengan kemampun dan potensi-potensi yang ada untuk pembentukan Bank Kepri itu nanti,” paparnya.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar