Rampok Bersenpi Gondol Uang Sawit Warga

429
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Perampokan kembali terjadi di Kabupaten Pelalawan, tepatnya di Jalan Poros SP 6 Blok 14 Desa Sari Makmur Kecamatan Pangkalan Lesung, Kamis (16/6/2016).

Uang hasil penjualan sawit milik warga yang tergabung dalam nkelompok tani Jalur 8 desa senilai Rp 22.300.000 digondol kawanan pencuri bersenjata api.

Pelaku berjumlah dua orang dan menggunakan sepeda motor bebek hitam dengan senjata  yang hampir menyerupai senjata api. Mereka sempat memukul korban.

Kapolsek Pkl Lesung AKP Sahardi SH membenarkan ada kejadian pencurian dengan kekerasan tersebut.

”Setelah kami menerima dan membuat laporan polisi, anggota langsung cek dan olah TKP. Sementara itu yang menjadi korban perampokan dalam kasus ini adalah Suyitno, 52, petani, warga Jalur 8 SP 6 Desa Sari Makkmur Pangkalan Lesung bersama Mariyon, 47, dan Yanak Suryana, 42, warga SP 6 Jalur 8 Desa Sari Makmur Pangkalan Lesung,” ujar Kapolsek.

Suyatno yang mendatangi Polsek sekitar pukul 21.00 WIB menyebutkan, sebelum kejadian, dirinya bersama Mariyon baru saja pulang menjual kelapa sawit milik warga kelompok tani Jalur 8 Desa Sari Makmur di peron Tambunan di Pangkalan Lesung.

Katanya, dari hasil penjualan TBS sebanyak 14 ton itu, diterima uang sebesar Rp 22.300.000,00. Keduanya pun beranjak pulang setelah menerima uang tersebut dengan truk.

Namun, belum sampai ke rumah, sekitar pukul 20.30 WIB, di Jalan Poros SP 6 Blok 14 Desa Sari Makmur Pangkalan Lesung, tiba-tiba dua pengendara sepeda motor memepet truk yang sebelumnya penuh muatan sawit itu.

“Mariyon salah seorang korban mengatakan, ada dua pria tak dikenal itu menggunakan sepeda motor bebek hitam. Tak hanya memepet, dua pria tersebut dengan berani menghentikan sepeda motornya di depan truk kami. Saya lantas menginjak rem dan memberhentikan mobil truk yang kami bawa. Kemudian, kedua pelaku tersebut langsung turun dari sepeda motornya dan salah seorang pelaku langsung menodongkan senjata ke arah kami,” ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang pelaku langsung menarik kunci kontak mobil dan membuangnya ke semak-semak. Pelaku yang memegang senjata langsung meminta uang yang baru saja diambil korban.

Bahkan sambil meminta paksa uang puluhan juta, perampok berpistol juga memukul kepala korban dua kali. Karena ketakutan karena terancam, korban langsung  memberikan uang Rp 22,3 juta hasil penjualan buah kelapa sawit yang dibungkus dengan kantong plastik.

”Setelah berhasil mendapatkan uang milik petani itu, kedua orang pelaku langsung kabur. Sementara korban dan saksi mencari pertolongan dan kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Pangkalan Lesung guna penyelidikan lebih lanjut” ujar Kapolsek. (cr1/rpg)

Respon Anda?

komentar