Penjual Bayi Achiang Diancam Hukuman 15 Tahun Penjara

2099
Pesona Indonesia
Polisi memborgol tersangka penjual bayi Achiang saat di Polda Kepri. Foto: Eggi/ batampos.co.id
Polisi memborgol tersangka penjual bayi Achiang saat di Polda Kepri. Foto: Eggi/ batampos.co.id

batampos.co.id – Polisi akhirnya menetapkan 3 orang tersangka dalam kasus perdagangan bayi yang beraksi di Batam. Adapun 3 orang yang ditetapkan tersangka tersebut ialah Y, E, dan B yang merupakan perantara dalam kasus perdagangan bayi ini.

Dalam pengakuannya, Y, E dan B sepakat menjual bayi itu seharga 8000 dollar Singapura. “Orang tuanya hanya ditetapkan sebagai saksi, karena mereka tidak mengetahui bayi itu akan dijual,” ungkap Kanit I Subdit IV Dir Reskrimum Polda Kepri, AKP Yunita Stefani, Jumat (17/6).

Yunita mengungkapkan salah satu perantara atau pelaku yang berinisial Y yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini masih memiliki hubungan saudara dari ibu bayi tersebut. “Salah satu dari tersangka itu punya hubungan saudara dengan ibu korban,” lanjut Yunita.

Sementara itu, untuk pembelinya sendiri saat ini polisi belum bisa mengungkapkan akan dijual kepada Warga Negara Asing (WNA) atau Warga Negara Indonesia (WNI).

“Belum tau dia dijual sama siapa. Ada kemungkinan dia akan dijual kepada orang asing,” katanya.

Atas perbuatannya, para pelaku akan dijerat dengan pasal 83 undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungn anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. “Pelaku kita jerat dengan pasal 83 undang-undang perlindungn anak,” pungkas Yunita. (egi)

Baca juga:

Bayi Achiang Dijual 8 Ribu Dolar Singapura

Respon Anda?

komentar