Tersangka Jual Solar Ilegal Ke Perusahaan Besar

501
Pesona Indonesia
Tugboat Air Biru GT 178 Nomor 4232/PPM yang sudah dimodivikasi jadi penampung solar di pelabuhan Sagulung, Rabu (15/6). F. Ahmad Yani/Batam Pos
Tugboat Air Biru GT 178 Nomor 4232/PPM yang sudah dimodifikasi jadi penampung solar di pelabuhan Sagulung, Rabu (15/6). F. Ahmad Yani/Batam Pos

batampos.co.id– Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar ilegal yang digrebek di pelabuhan Dapur 12 Sagulung ternyata didistribusikan ke beberapa perusahaan di kawasan Tanjunguncang. Hal itu diketahui dari invois yang disita dari para pelaku penyelundupan tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Memo Ardian mengatakan pihaknya sudah memeriksa invoice tersebut. Dan diketahui pelaku menjual barang ilegal itu ke PT Tanah Niaga Sukajadi, serta perusahaan di kawasan Tanjunguncang.

“Ada dua perusahaan tempat mereka menjual. Dan perusahaan ini sedang kita lakukan pencarian,” ujar Memo, Kamis (16/6).

Dia menambahkan pihak perusahaan itu nantinya akan dipanggil serta dilakukan pemeriksaan. Termasuk mengejar pemilik solar yang diketahui bernama Limin dan Pardi.

“Perusahaan ini akan kita panggil. Dan kita akan menyentuh pemiliknya sesuai instruksi Kapolda,” tegasnya.

Memo menjelaskan dari penangkapan tersebut pihaknya menahan 9 orang dan menetapkan 6 tersangka. 6 orang ini terdiri dari anak buah kapal (ABK), dan sopir truk.

“Kita sudah menetapkan enam tersangka,” tutur Memo.

Sementara itu, Kanit V Satreskrim Polresta Barelang, AKP Retno Ariani mengatakan masih melakukan pengejaran terhadap pemilik solar tersebut. Sementara barang bukti berupa kapal dan truk sudah disegel.

“Kapal dan truk itu sudah dimodifikasi. Tersangka sudah kita amankan,” tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sat Reskrim mengamankan 15 ton solar yang diselundupkan di pelabuhan tikus Dapur 12, Sagulung. Selain solar, polisi mengamankan 9 orang, kapal dan truk. (opi)

Respon Anda?

komentar