40 Ribuan Warga Kepri Pengguna Narkoba, Ayo Lawan!

741
Pesona Indonesia
Kepala BNNP Kepri, Benny Setiawan. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos
Kepala BNNP Kepri, Benny Setiawan. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos.co.id – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bekerjasama dengab Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepulauan Riau menggelar asistensi terkait narkoba, Kamis (16/6) lalu, di Ruang Rapat Utama Lantai 4 Kantor Gubernur Kepri Dompak, Tanjungpinang.

Gubernur Kepulauan Riau yang dalam hal ini diwakilkan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kepri, Doli Boniara, menyambut baik program Bebas Narkoba ini. Pemprov Kepri, katanya, siap untuk ikut bergandengan tangan saling mendukung dalam memberantas narkoba di Provinsi Kepri.

“Saya atas nama Gubernur dan seluruh jajarannya menyambut baik terkait program Kepri bebas narkoba. Sebagaimana kita ketahui bahwa Indonesia sedang dalam kondisi darurat narkoba dan oleh karena itu untuk membersihkannya mulai dari tingkat daerah kami siap mendukung dan saling bergandengan tangan dalam mewujudkan hal itu,” ujar Doli.

Sementara itu, Ketua BNN Kepulauan Riau, Beni Setyawan, juga sangat antusias mewujudkan Kepri bebas narkoba. Diharapkan dengan program dari pusat ini dapat menekan angka pengguna narkoba yang saat ini semakin besar.

“Sesuai dengan data yang tersaji terlihat bahwa tahun 2015 di Kepri ada sekitar 40 ribuan pengguna narkoba atau sekitar 2,7 persen dari jumlah penduduk. Narkotika merupakan musuh bersama dan harus diberantas maka kami sangat antusias melaksanakan program dari pusat ini demi mewujudkan Kepri bebas narkoba,” ujar beni.

Asistensi ini mengambil tema “penguatan pembangunan berwawasan anti narkoba dilingkungan Provinsi Kepulauan Riau”. Dilaksanakan sesuai surat edaran yang disampaikan oleh Menteri PAN-RB Yuddy Chrisnandy Nomor: B/4741/M.PANRB/12/2015 serta peraturan Mendagri Nomor 21 tahun 2013 tentang Fasilitasi pencegahan penyalahgunaan Narkotika.

Adapun tujuan dari asistensi ini adalah untuk memahami konsep Plan Of Action (POA) yang berguna untuk pencegahan penyalahgunaan narkoba dilingkungan kerja. POA sendiri merupakan kunci sukses suatu perencanaan upaya pencegahan yang sistematis dan realistis dari suatu cetakan dokumen formal. Yang nantinya dengan adanya POA, maka strategi dalam pemberantasan Narkoba dapat terbentuk dan terlaksana secara maksimal.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar