Anambas Dapat Tambahan 50 Ton Minyak Tanah

463
Pesona Indonesia
ilustrasi penjual minyak tanah.
ilustrasi penjual minyak tanah.

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas mendapatkan tambahan kuota minyak tanah sebanyak 50 ton khusus dibulan puasa ini. Jadi untuk kuota minyak tanah keseluruhan dalam satu bulan ini sebanyak 172 ton.

“Kita minta tambahan kepada pertamina sebanyak 100 ton tapi dikabulkan 50 ton, itupun minyak tanah dari Medan karena Pertamina Batam sudah tidak ada lagi,” ungkap Plt Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Kepulauan Anambas Yunizar.

Minyak tanah itu belum tahu kapan akan dikirim namun diperkirakan sebelum lebaran sudah didistribusikan kepada masyarakat. Untuk kuota pokok dan kuota tambahan akan dikirim secara bersamaan.

Karena ada penambahan kuota, maka kuota per KK juga ada penambahan. Untuk yang sebelumnya mendapatkan kuota 9 liter per KK, akan ditambah 2 liter lagi menjadi 11 liter. Namun untuk warga yang mendapatkan kuota minyak tanah sebanyak 7 liter per KK akan ditambah 4 liter lagi jadi 11 liter.

“Penambahannya disesuaikan, karena ada KK yang dapat 7 liter dan ada juga yang dapat 9 liter. Sekali lagi ini hanya khusus untuk bulan puasa saja, untuk bulan berikutnya akan kembali normal,” ungkapnya lagi.

Diketahui juga bahwasanya kebutuhan minyak tanah di Kabupaten Kepulauan Anambas semakin meningkat. Sementara itu kuota minyak tanah untuk kabupaten ini dari tahun ke tahun belum ada penambahan. Sehingga dari tahun ke tahun seiring bertambahnya jumlah penduduk, kuota per Kepala Keluarga (KK) semakin berkurang.

Beberapa tahun lalu jatah minyak tanah perkeluarga sempat mencapai 15 liter per KK. Namun semakin lama semakin berkurang bahkan sekarang jatah per KK turun menjadi 9 liter per KK. Pasalnya KK di Anambas semakin bertambah. Saat ini jumlah KK di Anambas sudah mencapai 13.937 dengan jumlah minyak tanah yang dibagikan sebanyak 122 kl.

“Dulu jatah minyak tanah per KK bisa sampai 15 liter, lama-lama berkurang, sekarang tinggal 9 liter,” ungkap salah satu warga Faisal beberapa waktu lalu.

Jumlah ini dirasa kurang apalagi pada saat bulan puasa dan mendekati bulan ramadan. Karena pada saat itu banyak warga yang membutuhkan minyak tanah untuk membuat aneka kue dan gorengan untuk persiapan buka puasa dan untuk persiapan lebaran.

“Bulan ini warga banyak yang membutuhkan minyak tanah untuk buat gorengan dan kue lebaran, kalau hanya dapat jatah 9 liter pastinya sangat kurang,” ungkapnya lagi. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar