Astaga! Mie Instan Bekas Dimakan Tikus Masih Dijual

1139
Pesona Indonesia
(ilustrasi)
(ilustrasi)

batampos.co.id – Kasi Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Disperindakop-UMKM Bontang, Doddy Rosdian, mengatakan pihaknya bersama BPOM dan Diskes Kalimantan Timur melakukan monitoring makanan yang beredar menjelang Idul Fitri.

Hasilnya, beberapa toko ritel bandel ditemukan di Bontang. Toko-toko itu nekat menjual makanan dan minuman yang tak layak konsumsi.

Di antaranya adalah makanan berjamur dan makanan kaleng yang rusak kemasannya alias penyok. Selain itu, ada juga botol minuman kedaluwarsa yang masih dipajang salah satu toko. Sisanya belasan mie instan yang mendekati kedaluwarsa dan dimakan tikus masih terdapat di rak pajangan.

Semua yang menyangkut makanan harus dicek karena berhubungan dengan kesehatan manusia. Baik itu yang kedaluwarsa ataupun yang kemasannya belum sesuai.

“Yang berwenang menindak dalam hal ini ialah BPOM Samarinda, karena terus terang Disperindakop Bontang sendiri belum memiliki PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil),” ungkap Doddy di sela-sela sidak, Kamis (16/6). (jpnn)

Respon Anda?

komentar