Penjual Banyak Pulang Kampung, Diperindag Pastikan Stok Gas Melon Aman

573
Pesona Indonesia
Seorang pekerja sedang menurunkan gas saat pendistribusian  ke salah satu agen di kawasan Batam Kota. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
Seorang pekerja sedang menurunkan gas saat pendistribusian ke salah satu agen di kawasan Batam Kota. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Perindustrian, Perdagangan (Disperindag) dan ESDM Kota Batam menjamin ketersediaan gas elpiji ukuran 3 kilogram selama bulan puasa hingga lebaran. Sebab, PT Pertamina telah meningkatkan kuota gas melon untuk mengantisipasi jika terjadi lonjakan.

“Untuk Batam aman, pihak Pertamina menyampaikan kepada kita persediaan gas puasa dan lebaran aman. Apalagi ada peningkatan kuota,” kata Kepala Disperindag dan ESDM Kota Batam, kemarin.

Dilanjut Rudi, permintaan untuk gas melon di Batam jauh berkurang dibandingkan hari biasanya. Hal itu diduga karena banyaknya konsumen yang rata-rata pedagang kali lima pulang kampung.

“Bahkan kurang laku, sudah banyak pulang kampung. Sebab yang banyak memakai itu adalah pedangang kaki lima dan dari survei mereka banyak pulang kampung,” terang Rudi.

Karena itu, Rudi meminta masyarakat tak perlu khawatir akan ketersediaan gas di Batam. Menurunnya permintaan gas melon juga tak berpengaruh terhadap harga elpiji bersubsidi.

“Tak perlu khawatir. Saya jamin aman. Banyak yang buat kue juga tak pengaruh, yang ngaruh itu pedangang makanan pinggir jalan. Sehari mereka bisa pakai 4 sampai 6 tabung,” jelas Rudi.

Menurut dia, penambahan kuota gas bersubsidi untuk Batam berkisar antara 5 sampai 10 persen dibandingkan rutinitas biasa. Tak hanya itu, Pertamina juga menempatkan satuan tugas (satgas) untuk memantau kekurangan gas suatu daerah.

“Misalnya permintaan 30 ribu tabung setiap bulannya, nah untuk lebaran ditambah 5 persen lagi. Jadi ada satgas pemantau juga,” pungkas Rudi.(she)

Respon Anda?

komentar