Gubernur: Yang Bermain SK Bodong Kita Tindak

809
Pesona Indonesia
Ilustrasi SK bodong.
Ilustrasi SK bodong.

batampos.co.id – Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun mengaku belum memperoleh informasi secara rinci terkait SK bodong honorer di lingkungan Pemko Batam. Namun begitu dirinya akan memanggil segera Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Provinsi Kepri, maupun Sekretaris Daerah Provinsi Kepri.

“Agar persoalan (SK Bodong, red) tidak berlarut-larut, saya akan memanggil segera kepala BKD, maupun Sekdaprov. Kepada keduanya dimintai untuk menyampaikan informasi sebenar terkait SK tersebut,” tutur Nurdin, Jumat (17/6) kemarin.

Munculnya polemik SK bodong honorer di Kota Batam, diakui Nurdin membuat dirinya gerah. Mengingat, Pemerintah Provinsi Kepri tidak pernah menerima tenaga honorer. Ketegasan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Gubernur.

“Kita meminta kepada SKPD jangan pernah coba-coba melanggar keputusan yang telah dibuat,” tegas Nurdin.

Sebaliknya, lanjut mantan Bupati Karimun ini, dirinya tidak akan segan menindak aparatur yang kedapatan bermain dalam penerbitan SK Bodong honorer di Pemko Batam tersebut. “Kalau memang ada yang ketahuan bermain atas penerbitan SK Boong honorer ini, kita akan mengambil tindakan tegas. Dan akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” imbuh Nurdin. (enl/bpos)

Respon Anda?

komentar