Kakak Tersangka Tidak Tahu Menahu, ‘Saya Kaget Dititipin Bayi’

509
Pesona Indonesia
Polisi memborgol tersangka penjual bayi Achiang saat di Polda Kepri. Foto: Eggi/ batampos.co.id
Polisi memborgol tersangka penjual bayi Achiang saat di Polda Kepri. Foto: Eggi/ batampos.co.id

batampos.co.id – Aksi penangkapan tiga orang sindikat penjual bayi ke luar negeri oleh Satuan Brigadir Mobil (Brimob) Polda Kepri pada Rabu (15/6) siang, di Komplek Perumahan Cahaya Garden Blok M Nomor 22 Bengkong, dibenarkan oleh Gek Hiang yang tinggal di rumah tersebut.

Gek menceritakan, pada Selasa (14/6) pukul 11.00 WIB, Yuliana bersama seorang wanita datang ke rumahnya, membawa seorang anak kecil diperkirakan berumur 3 tahun. “Saya nggak ada firasat apa-apa waktu itu,” kata Gek.

Kedatangan dua wanita tersebut diundang oleh adiknya bernama Edi. “Edi nelepon katanya ada temannya mau main ke rumah,” katanya.

Atas seizin Edi, Gek mengizinkan dua perempuan yang membawa anak ke rumahnya tersebut, pada Selasa (14/6) pukul 11.00 WIB. Kemudian sekitar pukul 16.00 WIB Yuliana dan temannya tersebut meninggalkan rumah Gek. Mereka menitipkan bayi tersebut. Namun hingga larut malam kedua wanita tersebut tak kunjung pulang.

Keesokkan harinya, sekitar Rabu (15/6) siang, kedua wanita tersebut kembali datang ke rumah Gek dengan seorang lelaki bernama Buyung yang diketahui suami dari Yuliana. “Saya nggak tahu nama istri Buyung, katanya buyung dan istrinya orang Pekanbaru,” ungkapnya.

Tidak lama kemudian tiba-tiba rumahnya didatangi oleh anggota kepolisan sekitar lima orang, kemudian ketiga orang tersebut dibawa oleh polisi. “Saya juga ikut untuk memberikan keterangan waktu itu,” tuturnya.

Di rumah M Nomor 22 Perumahan Cahaya Garden, diketahui Gek baru dua bulan menempatinya, rumah tersebut disewa oleh pemiknya bernama Akiong dan belum sempat melapor kepada RW/RT setempat. “Belum sempat, rencana mau lapor,” terangnya. (Cr14)

Respon Anda?

komentar