Mobil Dibobol, Uang Rp 59,9 Juta Raib Hanya Hitungan Detik

485
Pesona Indonesia
Mobil Harrier dengan nomor polisi BP 1368 ZS yang dipecah kaca bagian kanan oleh kawanan rampok di parkiran Bank Riau Kepri, Seipanas, Batamcentre, Jumat (17/6). Dengan kejadian ini pemilik mobi Tarjudin mengalami kerugian 60 juta rupiah.  F .Dalil Harahap/Batam Pos
Mobil Harrier dengan nomor polisi BP 1368 ZS yang dipecah kaca bagian kanan oleh kawanan rampok di parkiran Bank Riau Kepri, Seipanas, Batamcentre, Jumat (17/6). Dengan kejadian ini pemilik mobi Tarjudin mengalami kerugian 60 juta rupiah. F .Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Mobil Lexus BP 1368 JS milik Tarjudin warga Perumahan Villa Mas, Batamkota dibobol maling, Jumat (17/6) siang. Uang tunai Rp 59, 9 juta yang di simpan di dalam tas dan diletakkan di jok kanan raib.

Ironisnya, pencurian itu dilakukan hanya hitungan detik. Saat itu, Tarjudin baru saja memarkirkan mobilnya di depan rumahnya Perumahan Villa Mas Blok B1 nomor 15.

“Saat saya masuk rumah tetangga teriak-teriak maling. Pas saya ke luar kaca mobil kanan sudah pecah,” ujar Tarjudin dihadapan anggota Polsek Batamkota.

Diceritakan Tarjudin, sebelum uangnya dicuri, ia baru saja menuju Bank Riau Kepri untuk melakukan penarikan tunai sebesar Rp 16,5 juta. Kemudian uang tersebut dimasukkan ke dalam tas bersamaan uang yang diambilnya pada 9 Juni lalu.

“Di dalam tas ada uang empat puluh tiga juta. Jadi saya gabungkan, lalu pulang ke rumah,” tutur pria 52 tahun ini.

Menurutnya, pelaku sudah membuntutinya dari Bank hingga menuju rumah. Hingga saat mobil diparkirkan, pelaku langsung memecahkan kaca kanan mobil, dan membawa kabur tas.

“Kemungkinan sudah dibuntuti,” paparnya.

Sementara itu, dari warga sekitar menuturkan sempat melihat pelaku mendekati mobil korban. Kemudian pelaku kabur menggunakan sepeda motor.

“Tadi yang lihat pelaku bawa sepeda motor. Mereka pakai helm,” ujar salah seorang warga.

Sementara itu, Kapolsek Batamkota, Kompol Arwin mengaku akan melakukan pengecekan terhadap laporan korban. “Korbannya baru melapor dan saya akan cek laporannya,” ujarnya singkat. (opi)

Respon Anda?

komentar