Polda Kepri Intai Pejabat-Pejabat Nakal

577
Pesona Indonesia

Direktur Ditreskrimsus Polda Kepri Kombes Pol Budi Suryanto. F Fiska Juanda (1)batampos.co.id – Akhir-akhir ini berbagai kasus korupsi terungkap di Provinsi Kepualauan Riau (Kepri). Oleh sebab itu, Ditreskrimsus Polda Kepri melalui Subdit Tipikor mengawasi setiap gerak gerik pengerjaan proyek dan juga bansos-bansos yang dikucurkan dengan menggunakan uang negara. Tak hanya itu transaksi-transaksi nakal menjadi fokus pantauan pihak kepolisian juga.

“Saya tegaskan kepada seluruh jajaran Ditreskrimsus, khususnya Tipikor untuk tak memberi ruang bagi pelaku tindak korupsi,” kata Direktur Ditereskrimsus Polda Kepri Kombes Pol Budi Suryanto pada Batam Pos, kemarin.

Mengenai proyek dan bansos-bansos yang ada di Kepri, sangat rentan terhadap tindak korupsi. Sehingga Budi merasa perlu mengawasi setiap tindakan yang dilakukan para aparatur negara.

Ia mengimbau kepada seluruh aparatur negara. Bahwa pihak kepolisian selalu mengintai siapa saja yang berlaku curang dan merugikan negara. “Pejabat publik jangan pernah sekali-sekali menyalahgunakan anggaran negara,” ungkapnya.

Ia mengatakan bahwa bila terjadi tindakan yang tak sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Dan menyalahgunakan jabatan, untuk mendapatkan mengeruk keuntungan pribadi. Pihak Diteskrimsus akan menindak dengan tegas.

Budi mengatakan bahwa tak ada pengecualian di mata hukum. Pihak kepolisian akan memenjarakan siapa pun yang menguras uang negara. Baik itu wakil bupati, Bupati, walikota ataupun Gubernur. Tindakan kepolisian akan sama.

“Siapa korupsi, kami penjarakan. Contohnya mantan wakil bupati (Imalko,red) yang kemarin kami tahan,” ungkapnya.
Budi mengatakan pihaknya menampung semua informasi yang ada mengenai dugaan korupsi yang dilakukan para aparatur negara. “Bila ada informasi, sampaikan langsung ke saya,” pungkasnya. (ska)

Respon Anda?

komentar