Lukaku Buat Republik Irlandia Terluka

845
Pesona Indonesia
Rumelu Lukaku merayakan golnya ke gawang Irlandia padalaga di grup E Euro 2016, Sabtu (18/6/2016). Foto: @UEFAEURO/twitter
Rumelu Lukaku merayakan golnya ke gawang Irlandia padalaga di grup E Euro 2016, Sabtu (18/6/2016). Foto: @UEFAEURO/twitter

batampos.co.id – Tampil buruk kontra Italia, di laga perdana, bomber Belgia Romelu Lukaku bangkit di laga kedua kontra Republik Irlandia, di Stadion Stade de Bordeaux, Bordeaux, Sabtu (18/6/2016) malam.

Lukaku berhasil menjadi pahlawan pada laga Belgia melawan Republik Irlandia. Ia mampu membuat dua gol dan Rod Duivels pun menang meyakinkan 3-0.

Ya, Lukaku memang sempat dipertanyakan setelah tampil tak meyakinkan pada laga perdana melawan Italia. Bahkan banyak yang mempertanyakan mengapa dia masih menjadi starter di laga ini.

Namun, Lukaku berhasil membungkam para pengeritik dengan menjadi pahlawan Belgia. Meski begitu sang pemain sama sekali tak jemawa dan santai akan fakta itu.

“Saya tahu saya melewati musim yang baik. Saya sudah mempersiapkan segalanya dan sangat tenang,” jelasnya kepada UEFA.

“Seluruh pemain di tim juga tenang. Kami melakukan rapat dua hari lalu dimana setiap pemain bisa mengungkapkan segala hal. Terbukti kami tampil baik pada laga ini,” tambah dia.

Lukaku mengungkapkan bahwa dia tak kaget melihat timnya tampil sangat baik dan agresif.

“Kami hanya bermain sepak bola indah dan membuat cleansheet. Hal itu terjadi dan fokus kami sekarang adalah laga selanjutnya. Para pemain tahu cara merespons setelah kalah di laga pertama,” kata Lukaku.

Performa apik ini membuat Lukaku dipastikan tak tergeser dari tim utama setelah diragukan.

Yap, ada satu pemandangan unik terjadi usai bomber Everton tersebut mencetak gol pertamanya. Lukaku berlari ke arah sang pelatih, Marc Wilmots dan memeluknya.

Wilmots kemudian membeberkan alasan Lukaku merayakan gol tersebut bersama dirinya.

“Persatuan sangatlah penting, kami kalah dan menang bersama-sama. Untuk Lukaku, kami ini memberinya kepercayaan diri,” kata Wilmots seperti dilansir situs resmi UEFA.

“Saya hanya ingin menjelaskan kepadanya dan memastikan bahwa dia tahu jika kami percaya padanya. Lukaku telah melakukan apa yang saya harapkan hari ini,” sambungnya.

Lukaku memang tampil buruk pada laga pertama Grup E kontra Italia. Namun, Wilmots menilai kualitas Lukaku tak sedikitpun berkurang.

“Saya pikir dia mencetak empat gol dari empat pertandingan, tapi saat dia gagal di laga kontra Italia, semua orang berkata berbeda,” pungkasnya.

Dengan dua gol yang dicetaknya, Lukaku untuk sementara berada di jajaran pencetak gol terbanyak di Euro 2016. Dirinya berdiri sejajar dengan Dimitri Payet, Gareth Bale, Alvaro Morata, dan Bogdan Stancu. (rap/zul/JPG)

Respon Anda?

komentar