Setelah di Padang, Giliran 6 Remaja di Jatim Ditangkap karna Injak-Injak Alquran

1724
Pesona Indonesia
Remaja Tulungagung Jawa Timur duduk di sambil menginjak Alquran lalu diunggah ke facebokknya. Foto: Facebook
Inilah remaja Tulungagung Jawa Timur duduk di meja di sebuah masjid tak jauh dari rumahnya sambil menginjak Alquran lalu diunggah ke faceboknya. Semoga dia bertaubat. Foto: Facebook

batampos.co.id – Aksi penodaan terhadap kitab suci Alquran kembali terjadi. Setelah kasus di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, Minggu (12/6/2016), kali ini enam remaja di Tulungagung, Jawa Timur, melakukan aksi yang sangat tidak terpuji dan tidak boleh dicontoh.

Mereka dengan sengaja menginjak Alquran kemudian aksinya tersebut difoto lalu di-posting di Facebook dan diberi caption “Edisi mbledoZ”.

Jawapos.com melaporkan, ada dua adegan yang di-posting. Yakni, adegan duduk di atas bangku dengan menginjak Alquran. Satu lagi adegan tidur di atas bangku dengan Alquran sebagai bantal.

Baca Juga: Polisi Amankan Pemuda Sumbar yang Berpose Hendak Injak Alquran

Kapolres Tulungagung AKBP F. X. Bhirawa Braja Paksa menyatakan, aksi tersebut mengundang kemarahan warga. Salah seorang warga lantas melaporkan posting-an tersebut kepada polisi.

“Setelah dicek, ternyata foto itu diunggah pemilik akun Midut Khecill,” terangnya.
“Kami selidiki, ternyata pemilik akun itu warga Tulungagung,” lanjutnya.

Polisi lalu menggiring F, 15, warga Kecamatan Besuki, pemilik akun tersebut, ke Mapolres Tulungagung.

Berdasar pengakuan F, ia mengaku berfoto di masjid sekitar rumahnya itu. Ia tak sendiri, tapi ada beberapa temannya.

Tim buser langsung mengantongi lima identitas yang diduga terlibat dalam aksi nekat tersebut.

Tak lama kemudian, lima teman F juga diamankan guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Rata-rata usia enam remaja yang kami amankan tergolong di bawah umur. Bahkan ada yang masih berusia 14 tahun,” terangnya.

Penangkapan itu dalam tahap pemeriksaan untuk mengetahui motif dan alasan tindakan yang tidak patut ditiru tersebut.

Selain itu, pemeriksaan tersebut dilkaukan guna mengetahui pasti pelaku yang terlibat.

Enam remaja yang injak Alquran diamankan polisi. Foto: jawapos
Enam remaja yang injak Alquran diamankan polisi. Foto: jawapos

“Saat ini kami masih mendalami peran masing-masing. Selain itu, mencari keterangan masing-masing. Apa alasannya bertindak seperti tersebut, apakah iseng belaka atau lainnya,” kata Bhirawa.

Meski mereka sudah diamankan, Bhirawa tetap berharap masyarakat lebih tenang.

“Barang bukti dua Alquran sudah kami amankan untuk proses lebih lanjut,” jelasnya. (lil/din/c5/ai/jpg) 

Respon Anda?

komentar