Pengajuan Hak Angket Reklamasi Banjir Dukungan

716
Pesona Indonesia
Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Pemko Batam memasang pita segel PPNS pada alat berat di reklamasi Pulau Janda Berhias Sekupang Batam, Foto: istimewa
Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Pemko Batam memasang pita segel PPNS pada alat berat di reklamasi Pulau Janda Berhias Sekupang Batam, Foto: istimewa

batampos.co.id – Rencana pengajuan hak angket untuk menyelidiki reklamasi di Batam terus mendapat dukungan dari anggota DPRD berbagai fraksi.

Menurut anggota Fraksi Hati Nurani Bangsa (Hanuba), Uba Ingan Sigalingging, jika sebelumnya baru dukungan lisan, kini sedikitnya hingga Jumat (17/6/2016) ada tujuh anggota dewan dari berbagai fraksi telah membubuhkan tandatangan tanda sepakat.

“Yang lain akan menyusul, masih banyak lagi,” ungkap Uba.

Sejatinya syarat untuk dapat menyampaikan hak angket adalah tujuh anggota DPRD dari dua fraksi berbeda. Namun menegaskan akan penggalangan tanda tangan semaksimal mungkin.

“Penggalangan masih terus berlangsung, kita berharap hingga 20 lah, kan lebih kuat nanti,” ungkapnya.

Dia menegaskan hal tersebut dilakukan sebagai bentuk keseriusan DPRD dalam menyikapi keinginan masyarakat.

“Ini bukan euforia atau main-main, kerusakan lingkungan dan lain-lain kita pelajari harus mendapat perhatian serius. Ini bentuk keseriusan kami,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, setelah ditandatangi, selanjutnya akan diajukan ke pimpinan DPRD, jika disetujui akan dibahas pada rapat paripurna.

“Seandainya disetujui di paripurna akan dibentuk panitia angket,” katanya.

Dia menjelaskan panitia angket ini akan melakukan penyelidikan terkait kebijakan pemerintah yang dianggap merugikan atau menyimpang dari aturan yang berlaku.

“Satu orang dari setiap fraksi yang bekerja selama enam puluh hari yang akan melakukan penyelidikan. (Reklamasi) yang tak berizin, ini akan terjawab dalam proses penyelidikan.” terangnya. (cr13)

Respon Anda?

komentar