Tetap Bugar Bersepeda Saat Puasa

1444
Pesona Indonesia
Peserta Tour de Barelang saat  memacu laju sepedanya melintasi jembatan Barelang Batam. Foto: Rezza Herdiyanto untuk Batam Pos
Peserta Tour de Barelang saat memacu laju sepedanya melintasi jembatan Barelang Batam. Bersepeda saat puasa juga tetap bisa dilakukan. Foto: Rezza Herdiyanto untuk Batam Pos

batampos.co.id – Banyak orang menghindari olahraga saatpuasa karena takut haus dan letih. Terutama olahraga yang menguras tenaga seperti bersepeda.

Padahal, olahraga gowes itu, tetap bisa dilakukan saat puasa tanpa menguras banyak tenaga.

Berikut beberapa tip bersepeda di bulan puasa menurut Ketua Komunitas Sepeda Zodiac MTB Agus Suprayitno:

Sambil Ngabuburit 

Bila rata-rata sehari-hari para cyclist bersepeda saat pagi, selama Ramadan, waktu bersepeda bisa diganti menjelang berbuka puasa. Tetapi, tetap bisa melewati rute favorit. Yaitu, bersepeda santai sore, pukul 16.00-17.00. Itu sekaligus sebagai ajang ngabuburit sambil menunggu waktu berbuka puasa.

Ubah Jadi Sepeda Statis 

Cuaca di luar panas? Hujan? Tapi, tetap ingin bersepeda? Bersepeda statis adalah kuncinya. Untuk tetap menjaga kebugaran selama bulan puasa, para cyclist bisa tetap gowes di rumah. Tinggal pasang alat tambahan di belakang sepeda, untuk mengubah sepeda yang biasa Anda pakai menjadi sepeda statis. Voila! Tetap bisa gowes setiap saat di rumah tanpa takut kepanasan.

Nite Ride 

Bersepeda sehabis salat Tarawih bisa menjadi alternatif bagi para cyclist yang ingin tetap gowes tanpa mengganggu puasa. Gowes dengan melewati rute yang biasa Anda lewati saat malam bisa jadi tantangan tersendiri. Jangan lupa siapkan safety items agar Anda tetap aman gowes malam.

”Yang paling penting, gowes jangan sampai meninggalkan ibadah dalam bulan puasa seperti Tarawih, tadarus, dan ibadah lain,” kata Agus. (nes/c10/nur) 

Respon Anda?

komentar