Pak Wapres Sedih Aparat Peradilan masih Tergiur Suap

1186
Pesona Indonesia
Wapres Jusuf Kalla
Wapres Jusuf Kalla

batampos.co.id – Wakil Presiden Jusuf Kalla berujar, “Tunjangan sudah macam-macam. Mungkin tidak cukup apa ya? Tapi kapan cukupnya.

Kalimat itu ditujukan kepada aparat peradilan yang masih saja tergiur suap.

Menurut Wapres, maraknya korupsi di lembaga peradilan itu lantaran transparansi dan sistem yang belum berjalan baik.

Buktinya, selama ini sudah ada pemberian aneka tunjangan kepada aparat penegak hukum di lembaga peradilan. Sebut saja tunjangan untuk hakim dan lainnya. Tapi, tetap saja masih ditemukan oknum yang terjerat korupsi.

Dia mengungkapkan semestinya masyarakat juga harus terlibat aktif dalam pencegahan korupsi itu. Kuncinya, jangan tergiur untuk memberikan sesuatu kepada para penegak hukum.

”Ini karena yang berpekara yang bermasalah. Karena yang berpekara yang ingin cari jalan pintas,” tambah dia.

Selain itu, dia menuturkan bahwa masalah mental para penegak hukum juga harus diperkuat lagi. Gara-gara mental yang tidak mampu menahan godaan itu, akhirnya mereka mau saja disuap.

”Kita memang menyadari ada banyak masalah di sektor pengadilan. Makanya, puncaknya itu dibentuklah KPK,” ujar JK.

Sebagaimana diketahui, KPK kembali melakukan OTT (operasi tangkap tangan) terhadap oknum panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara. OTT tersebut terkait suap dalam persidangan kasus pencabulan yang menjerat artis Saipul Jamil. KPK menangkap dan menetapkan empat tersangka yang diduga terlibat penyuapan untuk memperingan vonis Saipul Jamil.(lum/gun/jun/JPG)

Respon Anda?

komentar