Ini Alasan Nelayan China Sering Dibela Coast Guard

853
Pesona Indonesia
Kapal Coast Guard China yang selalu menjaga nelayan mereka saat beraktivitas, termasuk saat masuk ke ZEE Natuna. Foto: Twitter.com/Ditjen PSDKP-KKP RI
Kapal Coast Guard China yang selalu menjaga nelayan mereka saat beraktivitas, termasuk saat masuk ke ZEE Natuna. Foto: Twitter.com/Ditjen PSDKP-KKP RI

batampos.co.id – Insiden pelepasan paksa kapal ikan China oleh kapal patroli China (Coast Guard) yang dipersenjatai lengkap di ZEE Laut China Selatan (Laut Natuna, red) ternyata punya alasan klasik ketika ditangkap KRI.

Salah satunya kapal ikan berbendera China yang diamankan KRI saat menggelar latihan terpadu di laut Natuna, Jumat (17/6) kemarin. Wakil Komandan Latihan Terpadu Armada Barat Lolonel Laut (P) Friche Flack mengatakan, alasan nelayan China ngotot memasuki ZEE Natuna untuk menangkap ikan karena menganggap zona tersebut adalah wilayah tangkapan tradisional mereka.

Para nelayan China ini, katanya, mengaku wilayah ZEE Natuna turun temurun sejak ribuan tahun sudah melakukan penangkap ikan.

“Memang pengakuan nelayan China ini begitu, menganggap wilayah perairan ZEE Natuna wilayah tangkap tradisional turun temurun,” ujar Flack.

Dijelaskan Flack, pengakuan nelayan China ini lantas menjadi alasan dibantu Coast Guard China, jika kapal nelayannya ditangkap KRI atau PSDKP.

Disisi lain, ramainya nelayan ikan berbendera China masuk wilayah ZEE Laut China Selatan, disebabkan hasil ikannya melimpah.

Kondisi ini, katanya, disebabkan pengaman laut tidak bisa dimaksimalkan. Karena luasnya laut, sebelum pemerintah memperbayak kapal tangkap nelayan lokal.

“Semestinya, yang lebih efektif menjaga laut dari pencurian ikan adalah nelayan sendiri. Mereka bisa mengusir kapal kapal ikan asing yang masuk,” sebut Flack.(arn/bpos)

Respon Anda?

komentar