De Bottle, Ada Restoran Cantik di Dalam Kastil

1694
Pengunjung restoran The Bottle di Batamcentre menikmati menu yang disediakan, Jumat (17/6). F Dalil Harahap/Batam Pos
Pengunjung restoran The Bottle di Batamcentre menikmati menu yang disediakan, Jumat (17/6). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Ingin makan sambil menikmati suasana kastil? De Bottle Bistro and Pub yang berlokasi di Komplek Centre Park Blok B Nomor 1-3, Taman Baloi, Kara Juntion, Batamcentre ini menghadirkan suasana berbeda dengan konsep eksterior botol dan kastil.

“Konsep itu sebenarnya perpaduan dari Asia dan Eropa yang kita gabung-gabungkan, itulah konsepnya,” ujar Direktur De Bottle, Ricky Tjong.

Saat memikirkan konsep pertama kali, Ricky mengatakan terinspirasi dari botol yang sebenarnya dianggap sebagai limbah. Selain itu, kayu yang merupakan interior dominan De Bottle juga merupakan recycle dari limbah kayu yang sudah tidak terpakai. “Karena kita lihat kayunya masih bagus jadi kita gunakan untuk interior De Bottle,” ucapnya kepada Batam Pos, Jumat (17/6).

De Bottle yang berdiri dua tahun lalu ini juga hadir dengan konsep berbeda tiap lantainya. Lantai pertama yang penuh dengan ornamen botol disebut De Pub. “Seperti cafe yang menyajikan menu khas seperti sop buntut, nasi goreng, mie goreng dan lainnya,” jelas General Manager De Bottle, F.M Rudianto.

Lantai kedua disebut De Bistro, di lantai ini konsepnya lebih mengarah kastil gaya eropa. Nuansa klasik semakin terasa dengan adanya variasi pada dinding yang menyerupai jendela kastil. “Makanan yang disajikan juga sedikit berat dalam artian hidangan utama lebih beragam seperti steak dan salmon,” papar pria ramah ini.

Lantai tiga disebut De Bunker. Konsepnya hampir sama dengan lantai dua, namun ruangan ini lebih dikhususkan untuk reservasi acara. “Seperti gathering, party dan acara bisnis lainnya,” ucapnya.

Lantai empat disebut De Sky. Lantai tanpa atap ini tiap hari menyajikan konsep barbeque. De Bottle juga memberikan penawaran makan dan minum sepuasnya hanya dengan bayar 130 ribu per orang pada pukul 18.00 sampai 20.00 WIB. “Selain itu di lantai ini pemandangan kota Batam terlihat dari sini. Suasananya lebih santai dan nyaman,” ungkapnya.

Tambah Rudi, di atas ada lantai lagi yang disebut dengan De Peak. “Jadi masing-masing lantai punya nama dan ciri khas tersendiri,” ujarnya.

Tidak cukup dengan konsep tiap lantainya, Rudi mengatakan jika pelanggan menaiki atau menuruni anak tangga suasana lorong dengan dinding semen akan memberikan pengalaman seakan berada dalam kastil.

“Makanya banyak orang yang senang foto-foto di tangga ini,” tutupnya.

Kedepannya De Bottle, lanjut Direktur De Bottle, Ricky Tjong mengatakan akan mematangkan kembali konsepnya. “Tidak menutup kemungkinan kita akan meluaskan bisnis kita. Apakah itu nanti kita buka lagi atau francise yang pasti akan ada arah ke situ. Kita coba hits kan di Kepulauan Riau, satu lagi di Batam dan Karimun baru kita merambah ke luar Pulau,” tutup Ricky. (cr18)

Respon Anda?

komentar