Ditegur Polisi di Depan Mega Mall, Mahasiswa Lari hingga Tabrak 7 Warga dan 1 Polisi

1480
Pesona Indonesia
Mobil yang dikendarai mahasiswa Josep menabrak 7 warga dan seorang polisi di Kota Pontianak, Kalbar
Mobil yang dikendarai mahasiswa Josep menabrak 7 warga dan seorang polisi di Kota Pontianak, Kalbar

batampos.co.id – Leonardo Yosep Kafaru, seorang mahasiswa, menabrak 7 warga dan seorang polisi.

Dilansir Rakyat Kalbar, peristiwa tersebut terjadi Sabtu (18/6) siang. Yosep, mahasiswa Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak itu mengendarai mobil Avanza nopol KB 12XX WB.

Peristiwa bermula saat Polantas tengah melakukan pengamanan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan di depan Mega Mall Jalan Ahmad Yani I arah Mapolda Kalbar. Saat itu arus dan situasi lalu-lintas tengah ramai.

Tiba-tiba dari arah belakang, mobil Avanza yang dikemudikan Yosep menabrak sepeda motor yang belum diketahui identitasnya di sekitar lokasi.

“Anggota kemudian mendatangi mobil tersebut hendak memberikan peringatan kepada si sopir dengan mengetuk kaca mobil. Namun, sopir justru kabur dengan kecepatan tinggi,” kata Kapolresta Pontianak AKBP Iwan Imam Susilo.

Dengan sigap, anggota melakukan pengejaran ke arah Tugu Digulis Untan. Namun, mobil yang disopiri pemuda kelahiran 1996 itu berbelok  ke arah Jalan Daya Nasional (Magister Untan).

“Sesampainya di pertigaan Jalan Imam Bonjol dan Jalan Daya Nasional, dia kembali menabrak mobil pengguna jalan,” jelas Kapolresta.

Meski demikian, Yosep masih belum menyerah untuk berhenti. Ia terus melarikan diri. Bahkan, tembakan peringatan pun tak dihiraukann. Ia justru tancap gas ke arah Jalan Adi Sucipto atau arah Sungai Raya.

Tepat di depan sekolah Islamiyah, pemuda ini kembali menabrak sepeda motor nopol KB 54XX NT yang dikendarai Aipda Edi Purwanto, anggota Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kalbar.

Untuk kedua kalinya, tembakan peringatan anggota Sat Lantas Polresta Pontianak sebanyak tiga kali pun tak dihiraukan Yosep. Anggota terus mengejarnya hingga akhirnya berhasil didahului.

Anggota bermaksud menembak ke arah ban mobil. Namun diduga rekoset dan terkena kaca bagian depan hingga mengenai pelipis Yosep.

“Anggota yang mengejar curiga, kenapa sopir mobil ini melarikan diri dan tindakannya juga sudah sangat berbahaya dan membahayakan orang lain,” katanya.

“Apalagi sudah banyak korban yang ditabraknya. Ini mengancam keselamatan yang bersangkutan dan warga lainnya, makanya kita lakukan langkah untuk menghentikan aksi ini,” tegas Iwan.

Meskipun pelipisnya diserempet peluru, pemuda ini belum menyerah. Dia masih memacu kencang mobilnya. Tak jauh dari depan sekolah itu, tepat di depan Gang Busri, Yosep kembali menabrak sepeda motor.

Menyusul mobil Honda Jazz KB 15XX QL dan Hilux yang ditabraknya. Masih searah, Yosep kembali menabrak mobil taksi KB 1XX AM di kawasan sebelum SPBU Parit H Husein 1. Anggota yang saling berkoordinasi dengan jajaran mengatur strategi.

“Di simpang RSUD Soedarso, mobil patroli Polantas dihadangkan. Namun, lagi-lagi si sopir Avanza itu masih dapat menghindar dan terus melaju ke arah Kubu Raya,” jelas Iwan.

Yosep akhirnya lelah. Karena, kondisi mobil pasca menabrak beberapa kendaraan itu dalam kondisi ringsek, berasap dan, rodanya reot. Mobil itu terhenti tepat di depan Markas Komando Brimob Polda Kalbar Jalan Adisucipto, Kubu Raya.

“Pengemudi langsung diringkus petugas, karena nyaris dikeroyok massa,” ungkap Iwan. (rk/yuz/JPG)

Respon Anda?

komentar