DPRD Kepri akan Matangkan Ranperda RTRW Kepri

516
Pesona Indonesia
Sukri Fahrial.
Sukri Fahrial.

batampos.co.id – Panitia Khusus Ranperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) DPRD Provinsi Kepri belum bisa membahas lebih jauh mengenai perturan daerah yang bertahun-tahun tidak pernah dibahas. Ketua Pansus RTRW, Sukri Fahrial menyebutkan, tahapan pembahasan yang dilakukan timnya baru sampai di tingkat penyamaan pemahaman pada rapat sepekan lalu di Batam.

“Anggota pansusnya pendekar semua. Sehingga pembahasan sangat berwarna warni. Saat ini memang belum sampai materi dan masih dalam rangka penyamaan pemahaman,” ujar Sukri, Minggu (19/6).

Politisi asal Partai Hanura ini menegaskan, kerja Pansus RTRW memang harus lebih detil, teliti, dan hati-hati. Sehingga tidak boleh terburu-buru. Karena, kata Sukri, Perda RTRW ini berkenaan langsung dengan perencanaan dan pengolahan Provinsi Kepri ke depannya.

“Sehingga butuh perhatian luar biasa. Belum lagi harus melalui analisa yang akurat.” ucapnya.

Selain itu, yang menjadikan Perda RTRW ini menjadi produk hukum penting adalah lantaran seluruh pemerintah kabupaten/kota sudah bertahun-tahun menantikannya. Dikarenakan Perda RTRW juga bersentuhan langsung dengan pembangunan iklim investasi di daerah.

Untuk semakin mematangkan pembahasan Ranperda RTRW ini, 22 Juni mendatang, Sukri dan seluruh anggota Pansus bakal berkoordinasi dengan tim dari pemerintah pusat. Baik itu dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang juga Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup.

“Dari situ, kami ingin mendapat masukan teknis agar proses penyusunan Perda RTRW di Kepri ini bisa di jalurnya dan tidak melanggar aturan main,” pungkasnya. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar