Jual Memory Card Isi BF dengan Promo Film Unyil

1642
Pesona Indonesia

video dewasabatampos.co.id – Unit Opsnal Satuan Reserse Krimiminal Polres Cilacap, Jawa Tengah menangkap JPL dengan sangkaan telah mengedarkan dan menjual video pornografi dengan cara mempromosikan video porno melalui jejaring sosial facebook.

JPL, 19, sudah menjalankan bisnis ilegal tersebut sejak http://batampos.co.id/wp-admin/post.php?post=199097&action=editApril, atau dua bulan silam. JPL tercatat sebagai warga Karangkandri, kecamatan Kesugihan.

Dia ditangkap pada hari Senin (13/6) pukul 10.00 di Jalan Perintis Kemerdekaan, depan garasi bus Efisiensi wilayah Kelurahan Gumilir, Kecamatan Cilacap Utara saat hendak melakukan transaksi penjualan video porno.

Kasat Reskrim Polres Cilacap, AKP Agus Sulistianto didampingi Kanit I, Ipda Hadi Nugroho SH mengatakan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari adanya informasi penjualan mmc porno secara online dengan alamat FB PUTRA ZEUS DEVAN.

Setelah mendalami informasi, pelaku dipancing oleh anggota yang pura-pura akan membeli mmc video porno dan mengajak bertemu di suatu tempat untuk melakukan transaksi.

“Saat transaksi, pelaku kami tangkap. Dari penangkapan petugas berhasil menyita 4 buah mmc 8 GB merk maestro,  2 buah cardreader,1 flasdish 16 GB, uang tunai 78 ribu serta 1 unit Spm Jupiter Z Nopol R 2056 AF sebagai sarana berikut STNK nya,” kata Agus seperti yang dilansir Radar Banyuwangi.

Dari hasil pemeriksaan pelaku mengakui bahwa telah menjual memory card video porno sejak bulan April 2016 yang lalu. Satu buah memory card kapasitas 8 giga dijual dengan harga 40 sampai 50 ribu yang memuat film dewasa.

Film-film tersebut diakuinya diperoleh dari membali master yang berisi video porno kemudian digandakan dengan cara dicopy kedalam memory card.

“Untuk memudahkan transaksi pelaku menawarkan memory card video porno melalui jajaring social Facebook yang didalamnya tercantumkan nomor HP pelaku yang bisa dihubungi,” imbuhnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya pelaku dijerat dengan Pasal  4 ayat 1 Jo Pasal 29 UU No 44 tahun 2008 tentang pornografi dengan ancaman hukuman minimal 6 bulan dan maksimal 12 tahun. (ziz/ttg)

Respon Anda?

komentar