Hidup Sehat Tanpa Narkoba Dengan Hakka Indonesia 2016

489
Pesona Indonesia
Ketua PHIS Kota Batam, Hok Sin (baju merah) foto bersama dengan Gubernur Kepri, Pengusaha dan Muspida, usai pembukaan Konferensi putra-putri Hakka Indonesia 2016 di ballroom Swiss-Belhotel Harbour Bay, Rabu (8/6) lalu. F.ist
Ketua PHIS Kota Batam, Hok Sin (baju merah) foto bersama dengan Gubernur Kepri, Pengusaha dan Muspida, usai pembukaan Konferensi putra-putri Hakka Indonesia 2016 di ballroom Swiss-Belhotel Harbour Bay, Rabu (8/6) lalu. F.ist

batampos.co.id – Perhimpunan Hakka Indonesia Sejahtera (PHIS) Pusat menggelar kegiatan tahunannya yaitu Konferensi putra-putri Hakka Indonesia, dimana PHIS Kota Batam terpilih sebagai tuan rumah. Bertempat di ballroom Swiss-Belhotel Harbour Bay, kegiatan tersebut dilaksanakan dari (8/6) hingga (10/6) lalu.

Ketua panitia konferensi putra-putri Hakka Indonesia 2016, Gito yang juga menjabat sebagai wakil sekretaris PHIS Batam mengatakan, konferensi tahun ini merupakan pelaksanaan yang ketiga. “Dalam konferensi ini dihadiri PHIS dari 32 kabupaten/kota se-Indonesia dan tamu undangan dari Hakka Johor Baharu,” sebutnya.

Mengangkat tema ‘bersama putra-putri Hakka, kita bangun kebersamaan’, konferensi tersebut menghasilkan beberapa program nasional untuk dilaksanakan dalam waktu kedepan. Dari PHIS Batam sendiri, mengusung dua program yakni, belajar sambil beramal yang rencananya diadakan (2/5) 2017, dan hidup sehat tanpa narkoba (28/10) 2017.

Hasil sidang dalam konferensi itu, telah diserahkan kepada Ketua putra-putri Hakka Indonesia, Hendri Susanto (9/6) lalu. Program yang diusungkan nantinya menjadi program wajib dilaksanakan oleh masing-masing PHIS kabupaten/kota, walaupun dengan konsep acara yang berbeda-beda.

Selain itu, kegiatan konferensi juga diisi dengan seminar oleh motivator asal Indonesia, Andrie Wongso sebagai pembicara (8/6). Dihari berikutnya, turut diisi dengan talk show yang membawa pembicara lokal (Batam) yakni dari Ketua Hakka Kepri, Bobby Jayanto, dan pengusaha sukses asal Batam yang go public, Abidin Hasibuan.

Lebih lanjut ia mengatakan, di tanggal (9/6) merupakan hari du wu jie yang berarti tanggal 5 bulan 5 dalam kalender lunar yang harus diperingati dengan cara makan bak chang bersama. “Peringatan tersebut, Hakka rayakan bersama di Ocarina, Batamcenter,” jelasnya.

Sementara dihari penutup acara (10/6), peserta Konferensi putra-putri Hakka Indonesia 2016 dibawa tour ke Bintan, tepatnya ke white sand island Bintan. Disana menjadi acara hiburan penutup sebagai refreshing untuk para peserta terutama yang datang dari luar Kepri.

Pada intinya, sambung Gito, serangkaian kegiatan yang diadakan diharapkan mampu menciptakan hubungan kebersamaan agar komunikasi antar sesama tetap terjaga. “Kita ingin perhimpunan ini terus membawa arti bagi Indonesia,” ungkap Gito.

Tidak ketinggalan, Konferensi putra-putri Hakka Indonesia 2016 turut dihadiri jajaran kepengurusan Hakka Indonesia (pusat), Gubernur Kepri, Muspida, dan tamu undangan lainnya. (cr15)

Respon Anda?

komentar