Warga Pancur dan Senayang Minta Pemkab Benahi Transportasi Laut Jelang Lebaran

698
Pesona Indonesia
ilustrasi kapal feri
ilustrasi kapal feri

batampos.co.id – Warga Pancur, Kecamatan Lingga Utara dan Kecamatan Senayang meminta Pemkab Lingga memerhatikan pelayanan transportasi laut menjelang lebaran. Lonjakan dan banyaknya penumpang yang menggunakan transportasi laut tersebut setiap hari tidak sebanding dengan armada yang kecil, begitu juga kenyamanan penumpang.

Pantauan dilapangan, armada MV Istiqomah yang melayani rute Pancur-Senayang-Tanjungpinang mulai dipadati penumpang pada pertengahan bulan Ramadan. Kapasitas kursi hanya 80 tidak mampu melayani banyaknya penumpang kapal yang melayani antar pulau dan kota tersebut.

“Dari dulu kami di Pancur dan Senayang ini, seperti terisolir. Padahal penumpang dari Pancur dan Senayang cukup banyak tapi setiap lebaran tidak pernah dapat tambahan armada,” ungkap pemuda pancur, Zuriadin yang mengeluhkan kondisi transportasi laut yang ada, Minggu (19/6).

Sebagai warga, kata Zuriadin, tentu berharap pelayanan umum transportasi yang memadai. Terlebih menghadapi musim lebaran dan lonjakan penumpang yang sudah mulai terjadi. Warga pesisir Senayang dan Kecamatan Lingga Utara yang tinggal diluar daerah maupun dipulau-pulau, kata Zuriadin sejak bertahun-tahun harus bertahan dengan armada kecil yang tidak memadai.

“Bayangkan saja kapasitas kursi yang seharusnya diisi dua orang tapi dipaksakan jadi tiga orang, bahkan ada yang berdiri,” keluhnya lagi.

Belum lagi, kata Zuriadin, kondisi AC mati seperti beberapa waktu lalu. Tiga jam di laut, penumpang gerah dan kepanasan. “Kita minta pemerintah dan pihak terkait memperhatikan juga pintu masuk sebelah utara sini. Sebab banyak juga penumpang dan akan ada lonjakan selama lebaran. Senayang dan Pancur juga wilayah Lingga, dan jangan diabaikan,” tutupnya. (mhb/bpos)

Respon Anda?

komentar