Ahok Diperiksa Mabes Polri Kasus UPS

634
Pesona Indonesia
Gubernur DKI Jakarta, Ahok. Foto: jawapos
Gubernur DKI Jakarta, Ahok. Foto: jawapos

batampos.co.id – Lolos dari dugaan korupsi kasus pengadaan lahan Rumah Sakit Sumber Waras, Ahok malah digarap oleh tim dari Mabes Polri, Selasa (21/6/2016) pagi.

Namun, kasusnya beda. Gubernur DKI Jakarta itu diperiksa  Direktorat Tindak Pidana Korupsi.

Tiba di Bareskrim sekira pukul 09.40 WIB, Ahok mengaku akan diperiksa  dalam rangkaian kasus dugaan korupsi pengadaan UPS pada APBD Perubahan 2014.

“Saya diperiksa melengkapi data untuk anggota DPRD yang kasus UPS. Tadi cuma lima pertanyaan, melengkapi saja,” ucap Ahok di Bareskrim.

Mantan Bupati Belitung Timur ini mengaku pihaknya hanya dikonfirmasi soal surat yang dibuat Ahok bersama Jokowi.

Kemudian perihal apakah ada lagi anggota DPRD DKI yang akan menjadi tersangka ‎di Bareskrim atas kasus ini, Ahok mengatakan hal itu merupakan kewenangan penyidik.

“Cuma ditanya kasus UPS soal surat yang sama bikin sama Pak Jokowi. Tidak ada soal kasus printer dan scanner,” tambah Ahok sembari meninggalkan Bareskrim menumpang mobil ‎land cruiser hitam B 1966 RFP.

Kabareskrim Irjen Ari Dono membenarkan kedatangan Ahok ke kantornya untuk diperiksa kasus korupsi UPS.

“Iya tadi Pak Ahok diperiksa untuk tersangka Fahmi Zulfikar dan M Firmansyah,” singkatnya.

Dalam kasus ini, penyidik menetapkan lima tersangka yakni Alex Usman, ‎Zaenal Soleman, Fahmi Zulfikar, M Firmansyah, dan Harry Lo.

Dari seluruh tersangka,  baru Alex yang sudah divonis 6 tahun penjara oleh Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. Sementara Zaenal masih tahap sidang, dan yang lainnya masih tahap penyempurnaan berkas.

Pemeriksaan pada Ahok bukanlah kali pertama, sebelumnya pada Kamis (25/2) silam, Ahok juga diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Fahmi Zulfikar dan M Firmansyah.

Keduanya merupakan anggota DPRD DKI Jakarta periode 2009-2014.‎ Dari keduanya hanya M Firmansyah yang sudah ditahan di Bareskrim sedangkan Fahmi Zulfikar belum ditahan. (elf/JPG)

Respon Anda?

komentar