Awe Ajak Nurdin Jelajahi Lingga

1243
Pesona Indonesia
Gubernur Kepri Nurdin Basirun meninjau lahan persawahan di Kabupaten Lingga didampingi Bupati Lingga Alias Wello. foto:humas pemprov
Gubernur Kepri Nurdin Basirun meninjau lahan persawahan di Kabupaten Lingga didampingi Bupati Lingga Alias Wello. foto:humas pemprov

batampos.co.id – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun diajak safari keliling Lingga oleh Bupati Lingga, Alias Welo. Dalam kunjungan ke Lingga, Nurdin bawa ke Kecamatan Senayang, Lingga. Adapun tujuannya adalah untuk menjeput aspirasi masyarakat yang ada di sana.

“Kalau untuk pembangunan dan demi masyarakat banyak, apa pun saya ikuti dan tempuh,” jawab Gubernur Nurdin menyetujui ajakan Awe.

Dengan rombongan terbatas, Gubernur Kepri dan Bupati Lingga, dengan menggunakan kendaraan mobil sekitar 15 menit dari kota Daik menuju Desa Resun. Kemudian, tiba di Resun, dengan spedboad berkapasitas seat tujuh orang dan bermesin 200 PK, rombongan menuju ke Senayang dengan lama perjalanan 30 menit.

Tiba di Senayang, Awe menjelaskan kepada Nurdin, bahwa pihaknya sangat membutuhkan bantuan orang nomor satu di Provinsi Kepri itu agar dapat membantu pembangunan jembatan antara Pulau Senayang dan Pulau Sebangke. ” Panjang jembatannya sekitar 500 meter pak Gub, lebarnya 12 meter,” ujar Awe sambil menunjuk pulau Sebangke dari ponton Pulau Senayang.

Kepada Gubernur, Awe mengatakan Pulau Sebangke sangat luas serta banyak memiliki potensi untuk dikembangkan. Awe berkeyakinan, daerah tersebut akan maju, apabila ada jembatan. Karena bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. Menurut Awe, bahwa saat ini roda pemerintahan kecamatan, berada di daratan pulau Senayang yang luasnya hanya dibawah 150 hektar.

Masih kata Awe, di pulau Sebangke, luas daratannya mencapai 8.000 hektar, sehingga pusat pemerintahan akan dipindahkan ke pulau itu, dan kecamatannya akan dimekarkan menjadi tiga. “Potensi pariwisata pantainya juga bagus pak Gub, pasirnya sangat putih,” jelas Awe untuk terus menyakinkan Gubernur Kepri.

Setelah mendengar penjelasan secara lengkap dari Awe, Gubernur Kepri mengatakan, prinsipnya dia setuju dengan pembangunan jembatan tersebut, namun semua usulan akan dibahas bersama jajaran terkait, dan mengikuti aturan yang berlaku, sehingga prosedur benar-benar dilalui.

“Ya DED nya dibuat dulu, kita hitunglah secara matang, saya setuju. Jikalah jadi jembatan ini, berarti ada proyek menomental di Lingga ini,” jelas Nurdin.

Usai melihat lokasi rencana pembangunan jembatan di Senayang, rombongan menuju pelabuhan Sungai Tenam. Setiba disana, dengan menggunakan mobil, Gubernur Kepri kembali diajak Awe meninjau lokasi lahan yang sudah ditanami padi. Setelah itu melanjutkan perjalanan, dan tiba di kota Daik pada pukul 17.45 WIB untuk melakukan rangkaian acara buka puasa bersama dengan masyarakat.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar