Menunggu Buka Sambil Membaca di Perpustakaan Muhammad Yusuf Ahmadi

1059
Pesona Indonesia
Suasana ruang baca di Perpustakaan Muhammad Yusuf Ahmadi Tanjungpinang, Rabu (15/6). Foto:Yusnadi/Batam Pos
Suasana ruang baca di Perpustakaan Muhammad Yusuf Ahmadi Tanjungpinang, Rabu (15/6). Foto:Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Jalan-jalan sore atau yang oleh warga kota Tanjungpinang dikenal dengan JJS bukan lagi satu-satunya aktivitas yang bisa dilakoni sembari menunggu waktu berbuka puasa. Sebenarnya, aktivitas membaca buku bisa dilirik sebagai opsi menunggu beduk azan magrib. Terlebih kini, sudah ada Perpustakaan Muhammad Yusuf Ahmadi milik Pemprov Kepri, yang semakin sore hari semakin diminati.

“Umumnya memang banyak mahasiswa yang datang ke sini. Sebagian membaca, sebagian lagi diskusi,” kata pustakawan Rohan Habibi, Senin (20/6).

Pada bulan Ramadan semacam ini, sambung Habibi, saat ramai kunjungan memang cenderung selepas azan zuhur hingga sore hari. Pagi, kata dia, masih sepi. “Tapi hingga menjelang azan asar, selalu saja ada yang datang ke sini,” ungkapnya.

“Tentu jadi sebuah kegembiraan kalau perpustakaan yang belum sebulan diresmkian ini semakin diminati,” tambahnya.

Bukan tanpa alasan membaca di perpustakaan kini jadi lebih nyaman. Fasilitas yang tersedia sudah sedemikian lengkapnya. Misalnya, ketika sudah terdaftar sebagai anggota, tidak perlu lagi mengisi buku tamu seputar nama lengkap, nomor identitas, hingga tujuan ke perpustakaan. Tapi cukup dengan memasukkan nomor keanggotaan ke perangkat komputer yang sudah disediakan.

Lalu buku-buku yang disediakan juga pilihan. Suasananya hening. Dilengkapi pendingin ruangan. Lantainya bersih. Sinyal internetnya kencang. Para pustakawannya ramah dan sopan. “Selama bulan Ramadan, setiap jam kosong kuliah, saya main ke sini,” ungkap Yaya, mahasiswi di sebuah perguruan tinggi swasta Tanjungpinang ini.

Perpustakaan Muhammad Yusuf Ahmadi mengobati rindu Yaya akan keberadaan tempat membaca yang bersih dan nyaman. Belum lagi juga dilengkapi koleksi buku bacaan terbaru dan terlengkap.

“Kalau sudah asik membaca di sini, gak kerasa tiba-tiba sudah mau tutup. Pulang dari sini, baru cari takjil buka puasa,” kata mahasiswi berjilbab ini.

Selama bulan Ramadan, Perpustakaan Muhammad Yusuf Ahmadi buka dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. “Jangan lupa bawa KTP atau SIM kalau ke sini. Biar sekalian bisa langsung daftar sebagai anggota,” pesan Habibi. (muf/bpos)

Respon Anda?

komentar