Pembayaran Gaji ke-14 Ditunda

7071
Pesona Indonesia
Bupati Karimun Aunur Rafiq. foto:dok
Bupati Karimun Aunur Rafiq. foto:dok

batampos.co.id – Rencana Pemerintah Kabupaten Karimun untuk membayar gaji ke-14 atau tunjangan hari raya (THR) paling lambat pada Senin (20/6) akhirnya harus ditunda. Hal ini disebab karena menunggu aturan dari pemerintah pusat yang belum dimiliki oleh pemerintah setempat.

”Kita sama-sama tahu bahwa memang ada gaji 14 atau disebut THR yang harus dibayar pada minggu ini atau sebelum lebaran. Namun, disebabkan surat edaran atau surat keputusan dari Menteri Keuangan RI belum ada, sehingga pembayarannya harus ditunda dulu sampai adanya surat dari dari mentyeri tersbeut,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Senin (20/6).

Artinya, kata Rafiq, bukan pemerintah kabupaten yang menunda untuk membayar. Tapi, memang menunggu aturan. Bukan hanya itu saja. Sejak dua pekan lalu biaya atau anggaran untuk membayar gaji ke 14 dan 13 untuk seluruh aparatur sipil negara (ASN) sudah disiapkan. Khusus untuk gaji ke 14 ini sudah disiapkan anggaran Rp 8 miliar yang berasal dari APBN. Di dalam gaji ke-14 ini yang dibayar hanya gaji pokok saja.

Untuk pembayaran serentak gaji ke 13 dan 14 ada bulan ini, Bupati menyebutkan, bahwa tidak ada aturan atau instruksi dan kebijakan yang disampaikan dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah untuk melakukan pembayaran gaji ke 13 dan 14 bersamaan. ”Staf kita di bagian keuangan sudah menanyakan langsung ke Kementerian Keuangan bahwa yang akan dibayar pada bulan ini hanya gaji 14. Sedangkan gaji 13 tetap pada bulan depan. Dan, mengenai pembayaran serentak kita tahu dari media saja. Tapi, surat resminya belum ada,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Rafiq, pada tahun ini juga tunjangan kesejahteraan atau biasa disebut Kesra ke-13 untuk para ASN juga ditiadakan. Hal ini disebabkan karena memang tidak kondisi keuangan dan juga adanya aturan baru yang tidak lagi memperbolehkan dibayarkan tunjangan Kesra 13. (san/bpos)

Respon Anda?

komentar