Insiden pelemparan flare saat laga Kroasia kontra Rep. Ceko. (foto: AFP)
Insiden pelemparan flare saat laga Kroasia kontra Rep. Ceko. (foto: AFP)

batampos.co.id – Gara-gara ulah suporternya yang melemparkan flare ke lapangan dalam laga Kroasia vs Republik Ceko Jumat lalu, Kroasia akhirnya resmi dijatuhi sanksi berupa denda sebesar 100 ribu euro oleh Komite Kontrol, Etik, dan Disiplin UEFA.

Di samping itu, Kroasia juga dilarang menjual tiket untuk fans yang diidentifikasi sebagai garis keras jika kejadian pelemparan flare atau rusuh fans masih terulang selama Euro 2016 berlangsung.

Seperti diketahui, laga Kroasia vs Rep Ceko pada Jumat lalu dinodai oleh aksi pelemparan flare dari arah pendukung Kroasia. Itu terjadi pada babak kedua dan laga sempat dihentikan.

Aksi tersebut dilakukan fans garis keras Kroasia untuk memprotes kinerja HNS (Asosiasi Sepak Bola Kroasia) yang dianggap tidak adil.

Di Kroasia, suporter telah terpecah antara pendukung HNS dan yang bertentangan. Kubu yang anti-HNS menyerukan ada reformasi. Sementara, kubu yang setia tetap pada struktur saat ini. Bahkan, pendukung HNS meminta bantuan pemerintah untuk mencegah fans yang anti-HNS melalukan demonstrasi.

Di lain sisi, sanksi denda tersebut dijatuhkan setelah dilakukan pertemuan oleh Komite Kontrol, Etik, dan Disiplin UEFA. Fans Kroasia dinilai telah mengganggu ketertiban, penggunaan kembang api, pelemparan flare, dan prilaku rasis.

Atas putusan tersebut, Kroasia masih diberi kesempatan untuk mengajukan banding. (jpnn)

Respon Anda?

komentar