Cina Langgar Kedaulatan RI di Natuna, Luhut: Kita Tegas tapi Tetap Berteman

688
Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan. Foto: istimewa
Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan. Foto: istimewa

batampos.co.id – Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Luhut Pandjaitan, mengatakan, meski kapal ikan ilegal Cina dan Penjaga Pantai Cina telah berkali-kali melanggar hak kedaulatan wilayah dan penguasaan ekonomi di perairan kedaulatan dan ZEEI, namun Indonesia tetap berhubungan baik dengan Cina.

Baca Juga: Menteri Susi Puji Tindakan Tegas TNI AL di Natuna,…Jalesveva Jayamahe

“Kapal Cina mereka masuk ke zona ekonomi ekslusif Indonesia, jadi kita kejar. Itu khan lahan kita, orang lain harus minta izin kalau urusan ekonomi. Tetapi kita tetap berhubungan baik dengan Cina,” kata Luhut saat dijumpai wartawan seusai rapat dengar pendapat di Komisi III DPR, Jakarta, Selasa (21/6/2016).

Baca Juga: JK Dukung TNI AL Bertindak Tegas, Jangan Biarkan Cina Caplok Natuna

Mengenai Cina yang protes karena salah satu kapal nelayannya ditangkap pada Jumat (17/6/2016) lalu, Luhut tidak ambil pusing. “Biarkan saja, nanti kita selesaikan. Kita tidak akan menyerah soal kedaulatan,” kata dia.

Baca Juga: Cina Ingin Caplok Natuna

Pemerintah berencana membentuk tim untuk menyelesaikan sengketa Laut China Selatan yang dipimpin oleh pakar hukum laut internasional, Prof Dr Hasyim Djalal. “Dia yang tepat, nanti akan dibantu beberapa orang untuk membuat rumusan yang jernih,” ucap Luhut.

Baca Juga: Cina Klaim Nelayannya Tertembak, Jokowi: Pertahankan Kedaulatan RI di Natuna

Nanti tim itu diharapkan dapat bertemu pakar hukum laut dari negara lain, untuk membicarakan teritori Laut Cina Selatan. (jpgrup)

Baca Juga:
> China Terus Menggoda, 11 Kapal Curi Ikan di Wilayah Natuna, 1 Tertangkap
> Hamid Rizal : China Sudah Lama Menyusup ke Natuna
> TNI AL Kerahkan Armada Tempur ke Laut Natuna

Respon Anda?

komentar