Dana Pemisahan Kembar Siam Masih Sangat Kurang, Walikota: ‘Pengusaha Batam Ayo Bantu’

369
Pesona Indonesia

Wako Tinjau Bayi Kembar Siam 4-F Cecep Mulyanabatampos.co.id– Bayi kembar siam Rahma Fairuz Maknuniyyah dan Rahmi Fahira Nahlannisa rencananya akan menjalani operasi pemisahan pada akhir Juli nanti di rumah sakit Awal Bross, Baloi. Namun hingga kini, biaya operasi yang diperkirakan menghabiskan dana Rp 1,1 miliar belum mencukupi.

“Kami akan minta data lengkap orang tua bayi. Apakah dari sisi hukum pemerintah boleh membantu,” kata Wali Kota Batam, Muhammad Rudi usai melihat kondisi bayi kembar tersebut bersama Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad, kemarin.

Dalam waktu dekat ia juga akan menyurati seluruh pengusaha di Batam. Yang mana dalam surat itu, pemerintah berharap agar pengusaha mau membantu kekurangan biaya untuk operasi Rahma dan Rahmi. Sebab, dana operasi yang dibutuhkan sangatlah banyak.

“Saya menghimbau pengusaha agar memberi kelebihan untung dari usaha mereka. Rencananya seluruh pengusaha,” ujar Rudi.

Selain itu, menurut Rudi, ia juga meminta bantuan internal Pemko agar dapat menyisihkan sebagian harta mereka untuk biaya operasi bayi kembar tersebut. Namun ia menyakini bantuan internal Pemko tidaklah cukup menalangi dana operasi.

“Dari internal Pemko mudah saja, tapi tak bisa maksimal. Karena itu kita minta bantuan pengusaha,” jelas Rudi lagi.

Ditempat yang sama, Ketua panitia operasi pemisahan bayi kembar siam Kepri, Indrayanti mengatakan biaya untuk pemisahan bayi kembar itu Rp 1,1 miliar. Namun dari dana itu, pihaknya baru berhasil mengumpulkan Rp 150 juta lebih.

“Itu semua baru dana dari masyarakat. Masih banyak kurangnya,” terang dokter spesialis anak ini.

Menurut dia, dana tersebut nantinya digunakan untuk biaya perawatan dan obat-obatan sang bayi selama operasi. Sementara biaya rumah sakit dan dokter gratis.

“Saat ini kondisi bayi sudah mulai membaik. Namun bayi berusia dua bulan itu masih memiliki berat kurang dari 8 kilo. Standar untuk operasi 10 kilo,” pungkas Indrayanti. (she)

Respon Anda?

komentar