Dua Remaja Gondol Kotak Amal Surau, Kepergok, Motornya Ketinggalan

530
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Bukannya meningkatkan amal di Bulan Ramadhan, kedua remaja AS dan Bn malah beraksi mengangkut kotak amal Surau Al-Kausar di RT 03 RW 04, Kelurahan Dabo, Jumat (17/6) sekitar pukul 1.30 WIB malam. Aksi kedua remaja tersebut gagal karena dipergoki M Saleh yang melihat dua bayangan di dalam Surau tersebut.

Tanpa pikir panjang, Saleh langsung berteriak meminta tolong warga sekitar. Mendengar terikan Saleh, AS dan Bn langsung ngacir dan meninggalkan kotak amal yang sudah berada di luar Surau. Apes bagi AS dan Bn, mereka tidak sempat membawa kabur motor yang mereka gunakan untuk beraksi.

Dari barang bukti motor Xeon BP 5276 LG yang ditinggalkan kedua remaja itu, akhirnya polisi langsung mengetahui pelaku pencurian kotak amal di Surau Al-Kausar tersebut. Setelah dilaporkan Saleh ke Polsek Dabo Singkep, keesokan harinya, Sabtu (18/6), polisi langsung mengamankan AS saat berada di Dabo Lama.

Namun hingga saat ini, polisi masih mencari satu tersangka lainnya yakni Bn yang turut membantu pencurian kotak amal di surau Al-Kausar tersebut bersama AS.

Menurut Kapolsek Dabo Singkep, AKP Mangiring Hutagaol, saat ini AS diamankan di Polsek Dabo Singkep. Karena AS masih berumur 16 tahun, polisi mengupayakan tindakan diversi sebelum menjalani prosedur hukum yang berlaku.

Mangiring menjelaskan kejadian di TKP dan tugas masing-masing kedua pelaku. AS diketahui masuk kedalam Surau sedangkan Bn menunggu di luar untuk memastikan kondisi aman. Namun di lokasi kejadian, polisi tidak menemukan tindakan pengrusakan yang dilakukan kedua pelaku.

Mangiring juga mengatakan, AS melakukan tindakan kriminal tersebut untuk mendapatkan uang yang akan digunakan mereka untuk berfoya-foya bersama teman-teman lainnya. Dia juga mengatakan hasil pencurian tersebut untuk bekal lebaran.

“Tersangka dikenakan pasal 363, pencurian dan dikenakan ancaman hukuman tujuh tahun,” kata Mangiring ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (21/6) pagi.

Informasi yang didapat Batam Pos, AS sering melancarkan aksi pencurian di sejumlah tempat dan rumah ibadah. Namun tindakan remaja baru tumbuh ini, tidak pernah masuk ke meja polisi. Akhirnya aksi AS berhenti di jeruji besi polisi setelah kedapatan beraksi di Surau Al-Kausar. (wsa/bpos)

Respon Anda?

komentar