KSOP Siapkan 28 Armada Mudik ke Berbagai Tujuan

1093
Pesona Indonesia
ilustrasi kapal feri
ilustrasi kapal feri

batampos.co.id – Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungbalai Karimun kemarin (21/6) menggelar apel kesiapan angkutan laut untuk lebaran yang secara resmi serentak juga dilaksanakan di seluruh jajaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

”Sesuai intruksi dari Menteri Perhubungan, maka salah satu tugas kita di sini adalah memastikan bahwa pelaksanaan keberangkatan dan kedatangan kapal umum yang digunakan oleh masyarakat untuk mudik dalam keadaan siap. Bukan hanya dalam keadaan siap, pihaknya sebagai otoritas dalam memberikan izin berangkat kapal penumpang juga sudah terlebih dulu meminta kepada penyedia jasa untuk memastikan kapalnya dapat digunakan untuk angkutan lebaran tahun ini,” ujar Kepala KSOP Tanjungbalai Karimun, Letkol (Mar) Eko Priyo Handoyo kepada Batam Pos.

Untuk menjamin kelancaran angkutan lebaran, katanya, KSOP sudah menerima laporan dari penyedia jasa angkutan lebaran bahwa total armada atau kapal yang disiapkan untuk mengangkut penumpang yang akan mudik mulai H-15 sampai dengan H+15 terdapat 28 kapal yang digunakan. Termasuk juga kapal yang akan diberangkatan melalui pelabuhan Roro. Selain itu, untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik menjeklang lebaran, juga sudah disiapkan kapal yang selalu siap untuk mengantar penumpang sampai tujuan.

”Untuk lonjakan penumpang atau arus mudik pada tahun ini, saya kira tidak akan terjadi seperti tahun lalu. Kemungkinan lonjakan arus mudik akan mencapai hanya 5 persen dibandingkan dengan tahun lalu. Kemudian, untuk puncak arus mudik diprediksi terjadi pada H-5 atau pada Jumat (1/7). Kita sebagai koordinator dri angkutan laut lebaran ini juga akan memperhatikan kondisi di lapangan atau kondisi di laut. Kemudian, saya juga menghimbau kepada calon penumpang yang akan mudik agar tidak memaksakan diri untuk berangkat jika kapal sudah penuh. Dan, Syahbandar hjuga tidak akan memberikan izin berlayar,” tegas Eko.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tanjungbalai Karimun, AKP Krisna secara terpisah menyebutkan, bahwa sebagai aparat yang mempunyai tugas melakukan pengamanan di kawasan pelabuhan, tentunya pihaknya akan mengantisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di kawasan pelabuhan, baik itu sarana yang ada dilingkungan pelabuhan dan juga pengguna jasa pelabuhan.

”Kita akan menempatkan anggota kita untuk mengamankan tiga pelabuhan. Yakni, pelabuhan domestik dan internasional, pelabuhan rakyat Sri Tanjung Gelam dan pelabuhan Roro. Tujuannya, agar tidak terjadi tindak pidana selama kegiatan arus mudik lebaran tahun ini. Saya juga menghimbau kepada calon penumpang untuk selalu membeli tiket sebelum naik ke kapal. Selain itu, jangan mengenakan perhiasan yang keterlaluan untuk menghindari agar tidak menjadi sasaran tindak kriminal,” ungkapnya. (san/bpos)

Respon Anda?

komentar