Ilustrasi. Foto: JPNN
Ilustrasi. Foto: JPNN

batampos.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi menyiapkan beberapa lokasi rest area untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas. Umumnya yang menjadi rest area itu Jembatan Timbang, SPBU, Terminal dan Pos Pelayanan.

Selama arus mudik lebaran nanti, Jambi menjadi salah satu daerah yang menjadi perlintasan bagi pemudik dari pulau Jawa menuju Pulau Sumatera. Khususnya ke Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jambi Sri Sapto Edi mengatakan, pada 27 Juni pukul 00.00 WIB jembatan timbang, terminal, posko pelayanan sudah difungsikan sebagai rest area untuk para pemudik.

Sementara itu untuk antisipasi lonjakan penumpang dari bandara, Dishub Jambi juga menyiapkan Damri. “Masalah ini nanti kita koordinasikan,” ujar Sri Sapto dilansir Jambi Ekspres (Jawa Pos Group), Rabu (22/6).

Sementara itu, Kapolda Jambi Brigjen Pol Yazid Fanani mengaku, pihaknya juga sudah menyiapkan langkah antisipasi kemungkinan terjadi hal terburuk di sepanjang jalur lintas mudik.

Antisipasi itu dengan menurunkan 1.599 orang personel. Semua personel itu akan ditempatkann di titik rawan macet. “Titik kemacetan itu terdapat di rawan banjir dan longsor, rumah makan, rest area, SPBU, masjid, dan pasar tumpah,” ujarnya.

Dari hasil pemetaan Polda Jambi, titik kemacetan berjumlah 539 titik yang terbesar di Muaro Jambi 180 titik. Disusul Tanjabbar 108 titik. Bungo 56 titik, Kota Jambi (43), Tanjabtim (21). Batanghari (41), Tebo (16), Sarolangun (20), Merangin (36) dan Kerinci (18). (jpg)

Respon Anda?

komentar