Abu Sayyaf Berulah Lagi, 7 ABK Tugboat Charles Disandera

929
Pesona Indonesia
Rugboat Charles yang dibajak militan Abu Sayyaf. Tujuug dari 13 ABK disandera. Foto: prokal
Rugboat Charles yang dibajak militan Abu Sayyaf. Tujuug dari 13 ABK disandera. Foto: prokal

batampos.co.id -Belum hilang trauma 10 anak buah kapal (ABK) tugboat Brahma 12 dan 4 ABK tugboat Henry pada Maret lalu, kelompok yang diduga militan Abu Sayyaf kembali berulah.

Mereka membajak dan menyandera 7 dari 13 ABK tugboat Charles di perairan perbatasan Kalimantan Utara dan Filipina.

Tugboat Charles 00 berangkat dari Sanga-sanga Kutai Kartanegara pada 5 Juni lalu menarik tongkang berisi batu bara menuju Filipina.

Mega, istri salah satu sandera mengaku mendapatkan telepon dari sang suami, Ismail.

“Suami saya menelepon pukul 10.00 Wita (Rabu, 22/6/2016), dan mengaku kapalnya dibajak oleh Abu Sayyaf,” kata Mega yang ditemui di kediamannya di Sungai Kapih sebagaimana dilansir laman Prokal, Rabu (22/6/2016).

Menurut Mega, saat itu suaminya yang menjabat sebagai muallim 1 sedang dibawa ke sebuah pulau yang tak diketahui namanya.

Mega menambahkan, tujuh ABK dibawa ke satu pulau dengan memakai dua kapal. Sedangkan sisanya dibiarkan berada di kapal.

Pihak perusahaan, PT Rusianto Bersaudara, pun langsung mencari tahu. Hasilnya,  termyata semua ABK dalam keadaan sehat dan hendak berlabuh di Tarakan, Kalimantan Utara. Jadi dugaan sementara kabar penyanderaan itu palsu. Atau bisa juga, kabar penyanderaan itu adalah modus penipuan.

“Itu kelakuan penipu. Mereka cari keuntungan dan meresahkan orang banyak. Itu sesuatu yang sangat jahat,” kata Direktur Tindak Pidana Khusus Bareskrim Polri Kombes Agung Setya.

Agung mengatakan modus penipuan memang kerap berubah-ubah. Pelakunya kerap berimprovisasi dengan memanfaatkan masalah yang sedang hangat di tengah masyarakat.

Tak sampai di situ, dia mengimbau agar perusahaan atau keluarga ABK TB Charles melaporkan hal tersebut ke pihak terkait.

Dengan begitu, pihaknya bisa menyelidiki modus penipuan baru itu. “Laporkan saja. Nanti kami tangani,” kata Agung saat dihubungi JPNN, Rabu (22/6/2016).

Sebelumnya diberitakan, tujuh warga Samarinda yang merupakan anak buah kapal TB Charles dikabarkan disandera kelompok militan Abu Sayyaf.

Kabar ini diembuskan langsung oleh keluarga tujuh ABK tersebut. Sang keluarga mengaku ditelepon oleh seseorang bahwa tujuh ABK tersebut disandera Abu Sayyaf dan meminta tebusan.

Saat ditanyakan kepada pihak perusahaan PT Rusianto Bersaudara, ternyata kabar tersebut hoax diduga dilakukan sindikat penipu. (Mg4/jpnn)

. (iza/jos/jpnn)

Respon Anda?

komentar