Belum Temukan Bukti, Kejari Bengkulu Hentikan Penyidikan Kasus Pelindo II

1102
Pesona Indonesia
Aktivitas bongkar muat yang dilakukan PT Pelindo II di Pelabuhan Baai, Bengkulu. Foto: BE/JPG
Aktivitas bongkar muat yang dilakukan PT Pelindo II di Pelabuhan Baai, Bengkulu. Foto: BE/JPG

batampos.co.id – Penyidikan dugaan korupsi penyelewangan dana pengerukan alur dermaga pelabuhan Pulau Baai yang dikerjakan PT Pelindo Cabang Bengkulu akhirnya dihentikan. Pasalnya, penyidik mengaku belum menemukan alat bukti yang kuat.

“Setelah koordinasi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati), kita putuskan bahwa kasus PT Pelindo untuk sementara dihentikan penyidikannya,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu, I Made Sudarmawan SH MH seperti dikutip dari BE (Jawa Pos Group).

Pihaknya kata Made, belum dapat memastikan sampai kapan penyidikan dugaan korupsi pada tahun 2009 dan 2010 itu dihentikan. Namun, pengusutan terhadap dugaan korupsi yang mengelontorkan dana sebesar Rp 286 miliar itu, baru dapat dilanjuti setelah penyidik menemukan alat bukti baru.

“Belum bisa dipastikan sampai kapan penghentiannya, penyidikan akan dilanjutkan sampai kemudian ditemukan ada alat bukti baru,” ujarnya.

Dijelaskan Made, permasalahan yang menjadi pemicu mencuatnya dugaan korupsi di tubuh PT Pelindo itu adalah penunjukan langsung terhadap pengerukan pelabuhan yang diduga menyalahi aturan.

Namun, setelah pihaknya melakukan penelusuran mengenai kegiatan tersebut, ternyata penunjukkan langsung pengerukan itu dibolehkan oleh peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Penunjukan langsung itu dibolehkan oleh peraturan Menteri BUMN dan sesuai Kepres juga mencarakan seperti itu dengan catatan untuk memajukan anak perusahaan BUMN,” tuturnya. (jpg)

Respon Anda?

komentar