Dishub akan Pungut Parkir Pengunjung Taman Tanjung Buton

559
Pesona Indonesia
Warga Daik Lingga menyaksikan gerhana matahari di Tanjung Buton. foto:hasbi/batampos
Warga Daik Lingga menyaksikan gerhana matahari di Tanjung Buton beberapa waktu lalu. foto:hasbi/batampos

batampos.co.id – Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Lingga semakin gencar mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) dari penarikan retribusi parkir. Tak tanggung-tanggung kawasan taman sekaligus pelabuhan masuk utama Tanjung Buton pun menjadi target kedepan dinas terkait untuk menarik retribusi parkir. Hal tersebut disampaikan langsung Rahadi, Kepala Bidang Perhubungan Darat, Dishubkominfo Lingga, Selasa (21/6).

Hal ini menurut Rahadi sejalan dengan upaya Pemkab Lingga untuk meningkatkan PAD. Awalnya jelas Rahadi, sejumlah titik keramaian baik di Daik maupun di Dabo sudah diterapkan penarikan retribusi parkir. Sedangkan di areal Pelabuhan Tanjung Buton Daik Lingga, terang Rahadi, telah dilakukan penarikan retribusi parkir saat memasuki jembatan pelabuhan tersebut. Namun kedepannya pihaknya akan melakukan penarikan tepat di pintu gerbang masuk Pelabuhan Tanjung Buton tersebut.

“Sebenarnya kalau yang kedepan ini kami ingin bukan hanya masuk pelabuhan. Tapi masuk lokasi pelabuhan itu sudah kena penarikan retribusi,” ungkapnya, Selasa.

Baik aktifitas antar jemput penumpang, maupun warga yang datang hanya sekedar bersantai saat sore di Taman Tanjung Buton, kata Rahadi, akan tetap dikenakan retribusi parkir.

“Walaupun alasan hanya mau rekreasi atau hanya sekedar santai akan tetap dikenakan biaya parkir. Karena itu kawasan pelabuhan, mereka tetap bayar,” jelasnya.

Untik merealisasikan wacana tersebut, jelas Rahadi akan dilakukan bertahap. “Kita akan siapkan portal dulu. Bertahaplah,” tutupnya.

Pantauan dilapangan, Taman Tanjung Buton menjadi satu-satunya area publik yang dibangun dan peruntukannya bagi masyarakat. Sebagai taman hijau dengan panorama laut dan gunung yang selesai dibangun 2015 lalu, areal ini menjadi tempat kunjungan warga lokal yang paling ramai saat akhir pekan.(mhb/bpos)

Respon Anda?

komentar