Lebihi Kapasitas, Gubernur Pindahkan Penumpang Trigas

661
Pesona Indonesia
Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengatur pemindahan penumpang kapal perintis Trigas ke kapal TNI AL. foto:humas pemprov
Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengatur pemindahan penumpang kapal perintis Trigas ke kapal TNI AL. foto:humas pemprov

batampos.co.id – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun melakukan sidang di Pelabuhan Penagi, Natuna, Rabu (23/6). Karena mendapati Kapal Perintis Trigas melebihi kapasitas, Gubernur memindahkan sejumlah penumpang ke kapal milik TNI AL. Keputusan tersebut dilakukan untuk kenyamanan dan keselamatan berlayar.

“Demi kenyamanan dan keselamatan, kita minta bantuan Angkatan Laut untuk memberangkatkan para penumpang yang diturunkan tersebut ke Subi dan Serasan,” ujar Nurdin disela-sela sidak.

Sidak dilakukan Gubernur dan FKPD Provinsi Kepri untuk melihat langsung fasilitas transportasi masyarakat. Kapal Perintis Trigas ini akan mengangkut penumpang menuju Subi, Serasan dan Sintete (Kalimantan Barat). “Ini untuk menghindari hal yang tak diinginkan. Besok KRI Angkatan Laut akan mengangkut penumpang dengan tujuan Subi dan Serasan,” kata Nurdin di Pelabuhan Penagih.

Nurdin berharap Pemerintah Pusat khususnya Kementerian Perhubungan memperhatikan masalah angkutan laut di Natuna. Sebagai daerah maritim, yang sudah tidak memunggungi laut, masalah transportasi diharapkan menjadi prioritas terdepan.

Selain ke Pelabuhan Penagih, Gubernur dan rombongan juga melakukan sidak ke sejumlah tempat. Pada kesempatan ini Gubernur dan rombongan meninjau proyek pembangunan jalan provinsi di Desa Sedarat Baru, Kecematan Bunguran Batubi, Natuna. Panjang jalan yang akan dibangun sepanjang 40 KM. Dan hanya tersisa pembangunan jalan yang belum dikerjakan sepanjang 13 KM saja.

Adapun pembiayaannya dari APBD Provinsi Kepri tahun 2016 dan proyek pembangunan jalan ini dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kepri. Sementara pengerjaan pelabuhan dikerjakan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Kepri.

Setelah selesai meninjau proyek pembangunab jalan, Gubernur dan rombongan melakukan sidak ke distributor sembako, yakni toko “Sejahtera Natuna”, Batu Hitam, Ranai. Hal ini merupakan bentuk antisipasi ketersediaan barang dan kestabilan harga yang dilakukan Gubernur selama bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri.

Dari sidak ke distributor sembako, Gubernur dan rombongan melanjutkan sidak ke Pasar Tradisional Ranai. Beberapa harga sembako saat ini telah mengalami kenaikan, sehingga daya beli masyarakat menurun. Beberapa faktor yang mempengaruhi kenaikan harga seperti transportasi dan cuaca.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar