Rambu-rambu Khusus Pemakai Ponsel, agar Tak Tertabrak Kendaraan

1170
Pesona Indonesia

ponselrambubatampos.co.id – Pada 2014 terjadi kecelakaan antara pejalan kaki pengguna smartphone dan kendaraan bermotor sebanyak 1000 kejadian atau dua kali lipat daripada lima tahun lalu.

Untuk menyesuaikan diri, Pemerintah Korsel pun menciptakan rambu-rambu khusus pengguna smartphone. Karena sorot mata mereka cenderung ke bawah, rambu-rambu lalu lintas digambar di trotoar.

Tujuannya, agar para pejalan kaki yang fokus ke telepon pintarnya tersebut tidak bertabrakan dengan pejalan kaki lain dari arah berbeda ataupun tertabrak kendaraan saat menyeberang.

Ada sekitar 300 rambu baru yang dipasang di lima titik berbeda di Seoul. Sebanyak 250 rambu digambar di trotoar. Sisanya dipasang di tiang.

’’Kami memilih lokasi dengan mayoritas pejalan kakinya kaum muda karena mayoritas pengguna telepon pintar adalah orang yang berusia belasan hingga 30-an tahun,’’ ujar Kim Ooc-kyeong, pejabat Kota Seoul yang ditugasi dalam proyek itu.

Namun, sayangnya, usaha pemerintah tersebut tampaknya sia-sia. Sebab, ternyata, para penduduk yang kecanduan main telepon pintar tidak tahu jika ada rambu-rambu peringatan baru itu.

’’Saya selalu melihat telepon pintar saya dan belum pernah melihat tanda yang dimaksud tersebut. Mereka seharusnya membuatnya dengan lebih mencolok,’’ ungkap Kim Hyun-chul, 29, penduduk Seoul.

Selain Korsel, langkah-langkah untuk menghindari smartphone addict sudah dilakukan negara-negara lain di Eropa. Di Kota Augsburg, Jerman, rambu lalu lintas bahkan telah dipasang di trotoar. Itu khususnya di jalur-jalur yang dilewati oleh trem sehingga para pejalan kaki yang lengket dengan telepon pintarnya tidak tertabrak.

Di Kota Antwerp, Belgia, ada jalur khusus pejalan kaki yang menggunakan telepon pintar di jalanan pusat perbelanjaan. Dengan begitu, pengguna telepon genggam tersebut tidak akan bertabrakan dengan pejalan kaki lainnya. (AFP/BBC/sha/c20/any)

Respon Anda?

komentar