Bakal Dihadiri Yachter Internasional, Panitia Sail Karimata Bentuk CIQP Satap

701
Pesona Indonesia
Sail Karimata 2016.
Sail Karimata 2016.

batampos.co.id – Panitia Pusat Sail Karimata 2016 menggelar rapat persiapan pelaksanaan Festival Bahari Kepri yang merupakan rangkaian Sail Karimata di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Kamis (23/6). Point penting untuk mensukseskan agenda tersebut adalah dengan membentuk Custom, Imigration, Quarantine, Port (CIQP) satu atap (Satap).

“Suksesnya Sail Karimata 2016, tentu sangat tergantung pada suksesnya pelaksanaan FBK. Untuk mendukung itu, kita perlu dilengkapi dengan CIQP Satap,” ujar Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Bahari Indonesia, Indroyono Susilo.

Setelah mendengarkan penjelasan dari mantan Menko Maritim tersebut, pihak-pihak terkait seperti imigrasi, bea cukai, karantina menyatakan siap untuk melaksanakan permintaan tersebut. Menurut Indroyono Susilo, kemudahaan pelayanan tersebut termasuk faktor penentu, masuknya yachter-yachter internasional ke perairan Kepri.

“Kepri punya potensi besar untuk menjadi Gerbang Pariwisata Bahari Indonesia. Tentu harus didukung dengan berbagai kemudahan untuk masuk ke Kepri,” jelasnya.

Ditegaskannya dalam rapat tersebut, mengenai tugas dan tanggungjawab pada masing-masing kegiatan. Baik itu tanggungjawab pusat maupun tanggungjawab daerah. Karena semua harus terkoordinasi dengan baik. Selain itu juga harus dipersiapkan dengan baik.

Disebutkannya, rangkaian-rangkaian seperti lomba mancing internasional, airshow aerobatic dari TNI. Selain itu ada juga atraksi terjun payung. Sementara itu terkait pesta kembang api, Indroyono meminta kerjasama Pemko Tanjungpinang untuk menyelesaikan tanggungjawab tersebut.

Masih kata Indroyono, kegiatan yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober mendatang tersebut juga akan menampilkan pekan budaya, seminar wisata bahari. Selain itu, persiapan yang harus dilakukan ada untuk panggung.

“Ini kerja keras bersama antara pusat dan daerah. Setelah lebaran, standing banner sudah terpasang di hotel-hotel, pelabuhan dan bandara,” tutupnya.

Terkait kesiapan di daerah, Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Guntur Sakti menyebutkan untuk panggung akan menggunakan laut sebagai lokasi panggung. Ditegaskannya, untuk mensukseskan FBK, panitia daerah tentu akan bekerja keras dan memberikan yang terbaik.

“Apa yang mampu kami lakukan, akan kami laksanakan. Jika terbatas kemampuannya, kami minta dukungan dari Panitia Pusat,” tegas Guntur.

Sementara itu, Plt Sekda Kepri, Reni Yusneli mengatakan setelah rapat ini, akan ada rapat koordinasi selanjutnya, dengan pihak-pihak terkait. Tentu membutuhkan dukungan dan suport dari semua pihak. Apalagi akan membidik yachter internasional untuk datang ke Kepri.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar