Pertahanan di Natuna Diperkuat, Jadi Pangkalan Utama TNI AL

2393
Pesona Indonesia
Presiden Joko Widodo saat meninjau perairan Natuna menggunakan KRI Imam Bonjol yang dilengkapi persenjataan cangih. Foto: istimewa
Presiden Joko Widodo saat meninjau perairan Natuna menggunakan KRI Imam Bonjol yang dilengkapi persenjataan cangih. Foto: istimewa

batampos.co.id -Konflik Laut Cina Selatan memang sangat berpotensi menyeret Indonesia masuk dalam pusaran tersebut. Pasalnya, dalam peta sembilan garis putus-putus, Cina mencaplok Natuna sebagai bagian wilayah perairan perikanan tradisional mereka.

Baca Juga: Hei Cina, Jangan Main-Main Sama Indonesia, Kedaulatan RI di Natuna Harga Mati

Menghadapi potensi konflik itu, Pemertintah Indonesia memperkuat pertahanan di Natuna. Natuna diproyeksikan menjadi pangkalan utama TNI AL dengan kekuatan yang besar dan siap menghadapi berbagai kemungkinan buruk jika terjadi konflik.

Baca Juga: Waspada! Cina Tahu Cadangan Migas Natuna Terbesar di Dunia

Saat berkunjung ke Natuna bersama Presiden Jokowi, Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan dalam kunjungan perdananya ke Natuna, Jokowi ingin melihat langsung kekuatan militer RI di sana.

Baca Juga: Jokowi Minta Natuna Fokus Pengembangan Migas, Perikanan, dan Penguatan Pertahanan

Saat ditanya soal detail pengembangan pertahanan di Natuna ke depan, Luhut belum mau menjawab rinci. Namun dia memastikan peningkatan dan penguatan pertahanan itu tak akan mengganggu stabilitas di kawasan.

Baca Juga: Disebut Lembek pada Cina, Jokowi Langsung ke Natuna, Bahas Kedaulatan NKRI

“Saya kira masih kita pelajari, tapi tadi kita fokus masalah ekonomi dan masalah kedaulatan. Jadi tadi Bu Menlu sampaikan kita tidak ingin mengganggu stabilitas keamanan di kawasan ini,” ucap Luhut.

Baca Juga: Pemerintah Lembek, Cina Sengaja Masuki Natuna

Salah satu yang dikembangkan itu adalah Pangkalan Utama Angkatan Laut di Natuna. “Ya pastilah itu dilakukan sedang dalam perencanaan, tentu tidak bisa kita buka semua (menyangkut pertahanan, red),” tambah Luhut. (aulia/jaylani/bp)

Baca Juga:
> China Terus Menggoda, 11 Kapal Curi Ikan di Wilayah Natuna, 1 Tertangkap
> Hamid Rizal : China Sudah Lama Menyusup ke Natuna
> TNI AL Kerahkan Armada Tempur ke Laut Natuna

Respon Anda?

komentar